Bank Indonesia Banten Catat 3,7 Juta Pengguna QRIS, Perluas Layanan QRIS Tap hingga Pembayaran Pajak Daerah

Penulis: Alfin Murtado  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:32:01 WIB
Kepala BI Banten Sofwan Kurnia menyampaikan capaian 3,7 juta pengguna QRIS di Banten dalam gelaran Semarak Pekan QRIS Nasional 2026 di Tangerang Selatan.

TANGERANG SELATAN — Kepala BI Banten Sofwan Kurnia mengungkapkan tren digitalisasi sistem pembayaran di wilayahnya terus menunjukkan pertumbuhan positif. Capaian 3,7 juta pengguna dan 2,9 juta merchant tersebut menjadikan Banten masuk dalam jajaran lima besar provinsi dengan adopsi QRIS tertinggi secara nasional.

Perluasan layanan ini disosialisasikan dalam gelaran Semarak Pekan QRIS Nasional (PQN) Banten 2026 yang berlangsung di Bundaran Fortune Graha Raya, Tangerang Selatan. Acara yang dirangkai dengan Fun Walk ini menjadi momentum untuk memperkenalkan inovasi QRIS Tap kepada masyarakat luas.

QRIS Tap: Transaksi Cukup Sekali Tap Tanpa Buka Aplikasi

Teknologi QRIS Tap memanfaatkan Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan transaksi hanya dengan satu kali tap pada mesin atau perangkat pembayaran. Metode ini dinilai lebih cepat dan praktis dibandingkan pemindaian kode QR konvensional yang membutuhkan bukaan aplikasi terlebih dahulu.

"Inovasi yang terus didorong adalah QRIS Tap berbasis teknologi NFC, yang memungkinkan transaksi cukup dengan satu kali tap sehingga lebih cepat dan praktis," ujar Sofwan di Tangerang Selatan, Minggu.

Implementasi QRIS Tap di Banten telah dimulai pada transportasi publik, antara lain Bus Tayo Kota Tangerang dan angkutan Si Benteng. Layanan serupa juga sudah aktif di sejumlah merchant di Bintaro Jaya Xchange Mall dan bakal terus diperluas untuk pembayaran pajak daerah.

Jemput Bola Wajib Pajak: Pembebasan Denda Selama Pekan QRIS Nasional

Sepanjang periode PQN yang berlangsung 11-16 Agustus, BI bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar pendekatan jemput bola dengan membuka stan layanan di simpul mobilitas warga. Lokasi yang disasar antara lain Intermoda BSD City, Tunnel Jurangmangu Bintaro Jaya Xchange, dan Stasiun Rangkasbitung.

Layanan ini sukses menjangkau lebih dari 2.000 wajib pajak. Sebagai daya tarik, program insentif berupa pembebasan denda diberikan bagi warga yang membayar pajak melalui kanal QRIS selama periode tersebut.

Promo Rp81 untuk Bus Tayo dan Si Benteng

Dalam semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BI menghadirkan tarif spesial Rp81 untuk transaksi menggunakan QRIS Tap pada layanan Bus Tayo dan Si Benteng. Selain itu, penumpang KRL juga mendapat suvenir serta sosialisasi mengenai fitur QRIS Cross Border yang berlaku untuk transaksi di enam negara.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo menyambut baik kolaborasi ini. Ia menilai inovasi tersebut selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam mempermudah masyarakat memenuhi kewajiban pajaknya.

"Semangat kita luar biasa untuk menyosialisasikan QRIS. Sekarang hal itu dikolaborasikan dengan kepentingan pendapatan daerah. Orientasi kami di Bapenda adalah untuk memudahkan masyarakat dalam layanan pembayaran pajak," kata Bambang.

Komitmen Pemkot Tangsel: Pajak Kembali untuk Masyarakat

Bambang memastikan seluruh komponen pajak dan retribusi yang disetorkan warga akan digunakan kembali untuk kepentingan masyarakat. Sebagai bentuk komitmen pelayanan prima, Pemkot Tangsel juga menggulirkan program potongan harga untuk jenis pajak tertentu, seiring dengan upaya digitalisasi yang terus diperluas di wilayahnya.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top