RGAS Pimpin 10 Saham Top Losers Pekan Ini, Anjlok 38% dalam Sepekan

Penulis: Wisnu Wardana  •  Sabtu, 05 September 2026 | 10:05:02 WIB
RGAS memimpin sepuluh saham dengan penurunan terbesar pekan ini, anjlok 38,14% ke Rp120 per saham dalam lima hari perdagangan.

BANTEN — Data statistik Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis Sabtu (5/9/2026) menunjukkan aksi jual signifikan terjadi pada saham-saham berkapitalisasi kecil hingga menengah. RGAS menjadi pemberat utama dengan harga yang memangkas dari Rp194 menjadi Rp120 per saham dalam lima hari perdagangan.

Emiten Media dan Manufaktur Ikut Tertekan

Di luar RGAS, deretan saham dengan penurunan terbesar juga dihuni oleh emiten dari sektor media dan manufaktur. PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) misalnya, terdepresiasi 21% dalam sepekan terakhir.

PT Ekadharma International Tbk (EKAD) juga masuk dalam daftar ini. Saham produsen perekat tersebut mengalami konsolidasi wajar setelah sebelumnya melesat signifikan akibat sentimen aksi akuisisi yang sempat menjadi katalis positif di pasar.

Daftar Lengkap Top Losers 31 Agustus–4 September 2026

Berikut rincian sepuluh saham dengan penurunan terdalam sepanjang pekan ini berdasarkan data BEI:

  • PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) — turun 38,14% ke Rp120
  • PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) — melemah 21%
  • PT Ekadharma International Tbk (EKAD) — terkoreksi dua digit
  • Tujuh saham lainnya mencatat penurunan bervariasi antara 12% hingga 19%

Kontras dengan IHSG yang Menguat

Fenomena ini berbanding terbalik dengan pergerakan indeks utama. IHSG justru ditutup perkasa di zona hijau dengan penguatan 1,82% sepanjang pekan, menandakan rotasi sektor sedang berlangsung. Dana investor tampak berpindah dari saham-saham spekulatif ke saham-saham berkapitalisasi besar atau sektor yang dianggap lebih defensif.

Tekanan jual pada RGAS dan emiten kecil lainnya kerap dipicu oleh aksi profit taking setelah kenaikan tajam, atau minimnya sentimen baru untuk menopang harga di tengah volatilitas pasar. Kondisi ini menjadi peringatan bagi investor ritel untuk mencermati fundamental sebelum memburu saham murah.

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top