LEBAK — Jalan yang diperbaiki merupakan akses utama dan urat nadi transportasi warga Kampung Gerewel menuju Kantor Desa Karyajaya serta Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Kerusakan jalan itu sudah berlangsung bertahun-tahun, dengan lubang dalam dan permukaan bergelombang yang memicu debu pekat saat kemarau serta kubangan lumpur licin di musim hujan.
Tokoh masyarakat setempat, Urip, menyebut kondisi ekstrem jalan tersebut tidak jarang mengakibatkan kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua. Kerusakan yang dibiarkan lama membuat warga akhirnya bersepakat mengambil alih perbaikan sendiri.
"Jalan ini sudah bertahun-tahun rusak parah. Ketika hujan sangat becek dan licin, sementara kalau kemarau berdebu dan berlubang. Sudah sering terjadi kecelakaan di sini. Oleh karena itu, kami warga bersepakat dan berinisiatif untuk memperbaikinya secara gotong royong," ujar Urip selaku perwakilan warga.
Seluruh pembiayaan dan pemenuhan material pengecoran bersumber dari donasi sukarela masyarakat. Warga secara patungan menyumbangkan bahan bangunan seperti semen, pasir, dan batu, hingga menyediakan konsumsi serta tenaga langsung selama proses pengerjaan berlangsung.
Gerakan mandiri ini tidak bermaksud menyudutkan pihak mana pun. Sebaliknya, aksi tersebut mendapat respons positif dan dukungan langsung dari Pemerintah Desa Karyajaya.
Sebagai bentuk apresiasi, Kepala Desa Karyajaya turut menyumbangkan 10 sak semen untuk membantu percepatan pembangunan jalan tersebut. Dukungan itu disebut Urip sebagai wujud sinergi dan kemitraan antara masyarakat dan pemerintah desa.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi seluruh warga Kampung Gerewel. Apresiasi tinggi juga kami sampaikan kepada Bapak Kepala Desa Karyajaya yang telah mendonasikan semen. Ini adalah wujud sinergi dan kemitraan yang sangat baik antara masyarakat dan pemerintah desa," tambah Urip.
Rampungnya pengecoran jalan sepanjang 100 meter itu membuat mobilitas warga Kampung Gerewel kini lebih aman, nyaman, dan lancar. Warga berharap gerakan swadaya tersebut membawa manfaat luas dan memantik inspirasi bagi kampung-kampung lain di Kabupaten Lebak untuk merawat fasilitas publik secara bersama-sama.