BANTEN — Thailand memastikan tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Vietnam 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (29/9). Kemenangan itu membuat Gajah Perang memuncaki Grup B dengan enam poin sempurna dari dua laga, sementara Indonesia dan Malaysia masih berebut posisi puncak Grup A.
Dua gol Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton membawa Thailand mengunci posisi teratas Grup B tanpa perlu menunggu laga terakhir melawan Filipina. Regulasi head to head menjadi kunci kepastian itu, karena Vietnam yang menguntit dengan tiga poin dipastikan kalah dalam pertemuan langsung.
Mengacu aturan FIFA ASEAN Cup 2026, penentuan peringkat saat poin sama menggunakan hasil pertemuan langsung, bukan selisih gol. Thailand sudah mengantongi keunggulan itu atas Vietnam.
Andai pada laga pamungkas Grup B, Jumat (2/10), Thailand tumbang di tangan Filipina dan Vietnam menang atas Pakistan, kedua tim sama-sama mengumpulkan enam poin. Namun Vietnam tetap kalah head to head, sehingga Thailand lolos ke final.
Kondisi ini memberi ruang bagi pelatih Thailand untuk merotasi skuad pada laga terakhir. Filipina yang baru mengumpulkan satu poin tidak lagi punya peluang menyalip.
Di Grup A, Malaysia sementara berada di puncak klasemen dengan empat poin, unggul selisih gol atas Indonesia yang mengoleksi poin sama. Singapura menguntit dengan tiga poin, sedangkan Bangladesh belum membuka rekening poin.
Laga pemungkas grup digelar bersamaan pada Kamis (1/9). Indonesia menjamu Bangladesh di Jakarta, sementara Malaysia bentrok dengan Singapura di Bandung. Kedua tim dituntut menang dengan skor besar untuk mengamankan posisi puncak.
Tim asuhan Tan Cheng Hoe tidak cukup hanya mengalahkan Singapura. Malaysia perlu mencetak gol sebanyak mungkin agar tidak tergeser jika Indonesia menang dengan margin lebih besar atas Bangladesh.
Dengan tiket final di tangan, Thailand bisa menyiapkan strategi lebih matang menghadapi pemuncak Grup A. Laga melawan Filipina berubah menjadi ajang uji coba untuk pemain cadangan.
Sementara itu, Indonesia dan Malaysia menghadapi tekanan berbeda. Keduanya harus tampil agresif sejak menit awal demi mengunci tempat di partai puncak.