BANTEN — Belajar tidak harus selalu di dalam kelas. Buat ibu yang sedang mencari destinasi field trip untuk anak PAUD, TK, hingga SD, Bogor punya pilihan wisata edutainment yang menggabungkan bermain, eksplorasi, dan pembentukan karakter. Berikut panduan lengkapnya.
Anak usia PAUD hingga SD sedang berada di fase paling aktif menyerap pengalaman baru. Pembelajaran di luar ruang memberi mereka kesempatan mengeksplorasi lingkungan secara langsung, berinteraksi dengan teman sebaya, dan mengasah keterampilan motorik lewat aktivitas fisik yang menyenangkan.
Bogor menjadi salah satu kota favorit untuk kegiatan field trip sekolah. Udara sejuk, akses dari Jakarta yang terjangkau, dan banyaknya destinasi berbasis alam membuat kota ini cocok untuk wisata edukasi sehari penuh.
Edutainment adalah konsep wisata yang menggabungkan unsur pendidikan dengan permainan. Anak tidak sekadar jalan-jalan, tetapi terlibat dalam aktivitas yang dirancang sesuai usia mereka.
Kegiatannya bisa berupa eksplorasi alam, permainan edukatif, hingga aktivitas seni. Tujuannya bukan hanya hiburan, tapi juga merangsang kreativitas, membangun karakter, dan melatih kemampuan sosial anak.
Salah satu destinasi edutainment di Bogor adalah Happy Holy Kids Land. Tempat ini mengusung tagline "Crafting Future Noble Generations" dan menawarkan program field trip dengan pendekatan pendidikan non-formal.
Programnya memadukan pembentukan karakter, eksplorasi seni, dan aktivitas fisik. Anak-anak yang mengikuti kegiatan ini disebut "Nobies" dan diajak belajar bersama tiga karakter utama: Happy, Holy, dan Kids.
Setiap rombongan sekolah didampingi pemandu edukasi yang mengarahkan siswa mengikuti alur kegiatan interaktif. Alur ini disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran masing-masing jenjang.
Happy Holy Kids Land dirancang agar bisa diakses semua anak, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus. Fasilitas ramah difabel tersedia supaya anak dapat belajar dan bereksplorasi dengan aman, nyaman, dan inklusif.
Direktur Happy Holy Kids Land, Tomomimi Sutomo, mengatakan setiap wahana dan permainan dirancang dengan mengacu pada nilai karakter, etika, serta kebersamaan.
Kegiatan di luar kelas memberi pengalaman belajar yang lebih kontekstual dibanding pembelajaran di dalam ruangan. Anak melihat langsung apa yang biasanya hanya mereka pelajari dari buku atau layar.
Selain itu, field trip melatih kemandirian, kerja sama, dan kemampuan berkomunikasi. Anak belajar mengikuti instruksi, bergiliran, dan berbagi dengan teman.
Sebelum menentukan tujuan, pertimbangkan beberapa hal berikut agar kegiatan berjalan lancar dan sesuai kebutuhan anak:
Bekal dan pakaian nyaman jadi kunci anak menikmati field trip. Siapkan air minum, camilan sehat, topi, dan pakaian yang tidak membatasi gerak.
Jika anak memiliki alergi atau kondisi khusus, informasikan ke guru dan pemandu sejak awal. Bawalah obat pribadi jika diperlukan.
Field trip bukan sekadar rekreasi. Dengan destinasi yang tepat, anak pulang membawa pengalaman baru, keterampilan sosial yang terasah, dan kenangan yang membuat mereka semangat belajar lagi.