TANGERANG — Direktur RSUD Kabupaten Tangerang dr. Endang Widyastiwi, M.MKes. menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak bisa dikerjakan satu pihak saja. Ia menyebut kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi syarat utama agar penguatan tiga layanan prioritas berjalan efektif.
FKP digelar untuk menjaring masukan langsung dari lapangan. Hasil forum akan dipakai sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar penyempurnaan kebijakan pengembangan layanan rumah sakit ke depan.
Ketiga layanan tersebut menangani kondisi yang tidak memberi banyak waktu bagi pasien. Pada Code Stroke, kecepatan penanganan menentukan tingkat keberhasilan pemulihan pasien.
Layanan jantung dan PONEK menghadapi tantangan serupa. Kecepatan respons, kesiapan tenaga kesehatan, dan sistem rujukan yang terintegrasi menjadi faktor penting untuk menekan risiko komplikasi hingga kematian.
Endang menekankan orientasi utama penguatan layanan adalah keselamatan pasien. "Orientasi utama kami adalah keselamatan pasien. Karena itu, setiap proses penguatan layanan harus bermuara pada bagaimana pasien mendapatkan penanganan yang cepat, tepat, terintegrasi, dan berkualitas," ujarnya.
Dalam forum tersebut, Endang menyampaikan kebutuhan kolaborasi yang melibatkan banyak pihak. Menurutnya, rumah sakit tidak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan fasilitas kesehatan jejaring dan organisasi profesi.
"Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara rumah sakit, fasilitas pelayanan kesehatan jejaring, organisasi profesi, pemerintah, akademisi, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami ingin mendengar secara langsung berbagai masukan dan kebutuhan di lapangan agar layanan yang kami kembangkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Endang.
Ia menambahkan, penguatan layanan kegawatdaruratan harus ditopang sistem pelayanan terintegrasi. Sumber daya manusia yang kompeten, sarana dan prasarana memadai, serta jejaring rujukan yang berjalan efektif menjadi tiga pilar yang tidak bisa dipisahkan.
FKP membuka ruang bagi peserta dari berbagai unsur untuk menyampaikan saran terkait pelayanan rumah sakit. Masukan itu tidak berhenti sebagai catatan, tetapi akan ditindaklanjuti dalam penyusunan kebijakan layanan.
RSUD Kabupaten Tangerang menargetkan penguatan tiga layanan prioritas tersebut dapat meningkatkan mutu, akses, dan kesinambungan pelayanan. Target lainnya adalah penguatan keselamatan pasien, khususnya saat menghadapi kondisi kegawatdaruratan medis.