TIGARAKSA — Rapat Paripurna Khusus di Tigaraksa mengusung tema "Terus Bergerak, Semakin Berdampak" dan dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Moch Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, serta pimpinan Forkopimda dan sejumlah pejabat daerah.
Amud menyebut usia 394 tahun sebagai momentum bersejarah untuk mengenang perjalanan panjang daerah. Ia menilai pembangunan Kabupaten Tangerang tidak boleh berhenti pada capaian yang sudah diraih.
Mantan jurnalis itu mengapresiasi jajaran Pemkab Tangerang atas sejumlah prestasi. Pencapaian tersebut meliputi predikat Juara Umum Kinerja Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah tingkat Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025.
Pemkab Tangerang juga meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI sebanyak 18 kali berturut-turut. Selain itu, Juara Umum MTQ ke-23 tingkat Provinsi Banten, penghargaan TP2DD Kategori Terbaik se-Jawa dan Bali, hingga penghargaan di bidang ekonomi kreatif dan perlindungan pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Program Beasiswa Tangerang Gemilang turut masuk daftar raihan yang disebut Amud dalam laporan kinerja daerah tersebut.
Bupati Maesyal memaparkan indikator makro daerah yang bergerak positif. Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Tangerang meningkat menjadi 76,74 seiring pertumbuhan ekonomi yang naik ke 5,67 persen pada 2025.
Realisasi investasi daerah tercatat mencapai Rp29,04 triliun hingga semester pertama 2026. Angka itu menunjukkan aktivitas investasi di wilayah Kabupaten Tangerang tergolong kuat.
Program PRIMA (Pemerintahan Inovatif, Maju, dan Smart) berjalan melalui percepatan layanan administrasi kependudukan di 29 kecamatan. Pemkab juga mengoperasikan Mobile Training Unit untuk pelatihan kerja warga.
Sebanyak 274 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dibentuk dengan dukungan dana CSR Rp27,4 miliar. Program Makan Bergizi Gratis berjalan di 316 titik dan memberdayakan belasan ribu relawan setempat.
Di bidang sosial, kesehatan, dan pendidikan, Pemkab Tangerang merealisasikan Cek Kesehatan Gratis bagi 1,8 juta jiwa. Angka TBC dan stunting ditekan melalui sejumlah intervensi daerah.
Cakupan sekolah gratis diperluas bagi 37.562 siswa. Pemkab juga membangun 150 Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) untuk mendukung akses pendidikan santri.
Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi kemajuan dan keharmonisan pembangunan di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, tema peringatan HUT tahun ini menunjukkan semangat masyarakat menghadapi tantangan dan peluang baru.
Andra mendorong seluruh elemen daerah meningkatkan sinergi bersama Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat. "Tema ini menunjukkan semangat seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus melangkah menghadapi tantangan dan peluang baru," ujarnya.