SERANG — Uji coba berlangsung atas kerja sama DAMRI dengan Pemerintah Kota Serang. Wali Kota Serang Budi Rustandi hadir pada hari pertama dan menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut.
Langkah ini menindaklanjuti pertemuan antara manajemen DAMRI dan Budi Rustandi di Unit Perbengkelan DAMRI pada 22 September 2026. Pertemuan itu membahas peluang pengembangan layanan transportasi publik di Kota Serang.
Medium bus melayani rute Terminal Pakupatan–UNSERA. Micro bus melayani rute Perumahan Visenda–UIN Banten. Keduanya beroperasi pada jam yang sama, pukul 06.00–17.00 WIB.
Masyarakat berkesempatan merasakan langsung layanan transportasi berbasis energi listrik selama periode uji coba. Layanan ini sekaligus menjadi bagian dari penjajakan pengembangan angkutan umum di Kota Serang.
General Manager DAMRI Cabang Serang Wendy Purindadi menyebut uji coba menjadi tahap awal untuk mengukur potensi penerapan bus listrik dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
"DAMRI berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan transportasi publik yang semakin berkelanjutan. Melalui uji coba ini, kami ingin melihat potensi pemanfaatan bus listrik sebagai salah satu alternatif layanan transportasi publik yang dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong transformasi transportasi yang lebih ramah lingkungan," ujar Wendy.
DAMRI membuka peluang kerja sama lebih lanjut dengan Pemkot Serang untuk mengembangkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Ke depannya, DAMRI terbuka untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Serang dalam menjajaki pengembangan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," katanya.
DAMRI mengandalkan pengalaman mengelola angkutan perkotaan di sejumlah kota, termasuk Bandung, Makassar, dan Jakarta. Perusahaan menyebut saat ini mengoperasikan 316 unit bus listrik untuk layanan Transjakarta.
Jumlah itu menjadikan DAMRI salah satu operator bus listrik dengan armada terbesar di Indonesia. Untuk mendukung kelancaran uji coba, DAMRI mengerahkan kapten bus dan mekanik profesional.
Kesiapan sumber daya manusia tersebut diharapkan menunjang operasional medium bus maupun micro bus. Penumpang pun mendapat pengalaman perjalanan yang baik selama uji coba.
Uji coba ini masih menjadi tahap penjajakan. Hasil evaluasi operasional akan menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk menentukan potensi pengembangan layanan bus listrik di Kota Serang pada masa mendatang.
"Melalui inisiatif ini, DAMRI berharap dapat berkontribusi dalam memperluas pemanfaatan transportasi publik berbasis energi listrik serta mendukung langkah Pemerintah Kota Serang dalam mewujudkan sistem transportasi yang lebih modern dan berkelanjutan," tutur Wendy.
Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar bagi DAMRI dan Pemkot Serang untuk menilai peluang pengembangan transportasi umum berbasis listrik yang lebih sesuai dengan kebutuhan mobilitas warga.