PANDEGLANG — Ketua Bawaslu Pandeglang Febri Setiadi memimpin langsung rombongan yang diterima Ketua DPC Partai Demokrat Pandeglang M.M. Fuhaira Amin di kantor partai tersebut. Kunjungan berlangsung sebagai bagian dari konsolidasi demokrasi dan silaturahmi kelembagaan antara penyelenggara pemilu dan partai politik di tingkat kabupaten.
Rombongan Bawaslu disambut sejumlah pengurus dan anggota Fraksi Demokrat, di antaranya Sekretaris DPC Iing Andri Supriadi, Ketua Fraksi Demokrat Linda Kurnisari, serta anggota Fraksi Syamsudin Aliandono, Jay Suryadi, dan Cicih.
Koordinator Divisi Hukum Sengketa Bawaslu Pandeglang Haji Iman Ruhmawan menekankan pentingnya akurasi data partai di era digital. Bawaslu terus memberikan edukasi mengenai validitas data kepengurusan dan keanggotaan partai secara berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).
Menurut Iman, pemutakhiran data menjadi krusial agar tidak muncul sengketa administrasi di kemudian hari. Partai politik diminta aktif memperbarui data kepengurusan dan keanggotaan mereka di sistem tersebut.
Selain validasi data, Bawaslu Pandeglang menyosialisasikan perkembangan pembahasan Parliamentary Threshold atau ambang batas parlemen. Regulasi tersebut disebut masih dalam pembahasan di tingkat Bawaslu RI.
Sosialisasi ini diberikan agar partai politik di daerah memiliki gambaran awal terhadap potensi perubahan aturan pada pemilu mendatang.
Ketua DPC Partai Demokrat Pandeglang M.M. Fuhaira Amin mengapresiasi inisiatif Bawaslu tersebut. Ia menegaskan komitmen partainya untuk bersikap kooperatif dalam setiap tahapan pemilu.
"Kami menyambut baik kunjungan dari Bawaslu. Demokrat siap menjaga sinergi ini untuk memastikan proses dan tahapan Pemilu mendatang dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya.
Febri menilai koordinasi intensif semacam ini dapat mendukung tertibnya administrasi kepengurusan partai politik di Kabupaten Pandeglang. Menurutnya, silaturahmi dan konsolidasi demokrasi menjadi tujuan utama kunjungan tersebut.
Bawaslu juga mengapresiasi langkah mandiri DPC Partai Demokrat Pandeglang yang tetap aktif menyelenggarakan pendidikan politik bagi kader. Kegiatan edukasi tersebut direalisasikan melalui dana aspirasi yang dianggarkan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Langkah itu dinilai positif di tengah keterbatasan anggaran operasional lembaga pengawas. Pendidikan politik dari partai dinilai membantu menjaga kualitas demokrasi di daerah.
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi menyatakan penguatan kelembagaan pengawas pemilu tetap diperlukan meskipun saat ini tidak ada tahapan kontestasi politik yang krusial. Dukungan pemerintah daerah itu disampaikan sebagai bentuk kesiapan menghadapi pesta demokrasi berikutnya.
"Alhamdulillah, Pilkada kemarin sudah selesai dan berjalan dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bawaslu. Walaupun sekarang sedang tidak ada tahapan Pemilu yang krusial, penguatan kelembagaan seperti ini tetap sangat kita perlukan demi kesiapan menghadapi pesta demokrasi di masa depan," katanya.