Wali Kota Tangerang Sachrudin Resmi Buka Festival Maulid Nusantara ke-7, Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah di Bulan Kemerdekaan

Penulis: Zainul Arifin  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:26:31 WIB
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin membuka Festival Maulid Nusantara ke-7 di Taman Elektrik, Jumat (21/8/2026) malam.

TANGERANG — Ribuan warga memadati Taman Elektrik, Kota Tangerang, pada Jumat malam (21/8/2026) untuk mengikuti Festival Maulid Nusantara ke-7. Acara yang dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat di tengah nuansa perayaan kemerdekaan.

Sachrudin hadir didampingi Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono dan Sekretaris Daerah Kota Tangerang H. Herman Suwarman. Tampak pula unsur Forkopimda, jajaran Pemkot Tangerang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias mengikuti rangkaian acara sejak awal.

Makna Istimewa Maulid di Bulan Kemerdekaan

Menurut Sachrudin, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh berdekatan dengan Hari Kemerdekaan memiliki nilai simbolis yang mendalam. Ia menilai semangat perjuangan para pahlawan dan akhlak Rasulullah SAW bisa saling memperkuat dalam membangun bangsa.

“Kalau kemerdekaan mengajarkan kita tentang perjuangan, persatuan dan gotong royong, maka Maulid mengingatkan kita kepada akhlak Rasulullah SAW, tentang kejujuran, kedamaian dan bagaimana kita dapat memperkuat keimanan,” ujar Sachrudin di hadapan ribuan jamaah.

81 Tahun Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Tangerang itu menegaskan bahwa usia kemerdekaan yang hampir satu abad bukanlah perjalanan singkat. Ia mengingatkan bahwa tugas generasi saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan kontribusi nyata, bukan sekadar merayakannya.

“81 tahun bukan perjalanan yang pendek. Tugas kita sekarang adalah mengisi dan mempertahankan kemerdekaan dengan terus membangun bangsa dan negara, yang kita mulai dari diri kita sendiri,” ungkapnya.

Sachrudin pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap setiap warga bisa menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.

“Jangan sampai kemerdekaan hanya kita rayakan, tetapi tidak kita isi dengan kebaikan. Mari kita menjadi orang-orang yang banyak manfaatnya, keluarga kita bahagia, dan lingkungan kita aman, nyaman dan bahagia,” tuturnya.

Pengajian Bulanan dan Silaturahmi Warga

Festival Maulid Nusantara kali ini memang sengaja dirangkaikan dengan pengajian bulanan Pemerintah Kota Tangerang. Langkah ini diambil untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah dinamika pembangunan kota.

“Insya Allah, kalau kita bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi dan saling memberikan manfaat, Kota Tangerang akan semakin nyaman dan semakin baik. Mari kita bangun Kota Tangerang sebagai rumah bersama dan kita jaga bersama,” pungkas Sachrudin.

Kegiatan keagamaan semacam ini dinilai penting untuk menjaga kohesi sosial di wilayah perkotaan yang heterogen seperti Tangerang. Dengan populasi yang terus bertumbuh, forum-forum kebersamaan seperti festival ini menjadi ruang strategis untuk merawat toleransi dan kepedulian antarwarga.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: cakrawalaasia.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top