BANTENVOICE.COM — Penyeberangan Selat Sunda rute Merak menuju Bakauheni dilayani empat armada kapal motor penumpang kelas eksekutif pada Senin, 7 September 2026. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan skema keberangkatan berjarak 75 menit mulai pukul 00.45 WIB hingga 23.15 WIB dari kedua pelabuhan. Pola rotasi padat ini disiapkan untuk memastikan ketersediaan waktu layar bagi pengguna jasa dari Banten maupun Lampung.
Layanan armada cepat ini dijadwalkan meluncur mulai dini hari pukul 00.45 WIB dan tuntas pada trip terakhir pukul 23.15 WIB sepanjang Senin, 7 September 2026. Rotasi berulang diterapkan guna mengakomodasi mobilitas penumpang serta kendaraan logistik lintas pulau.
Empat armada kapal yang ditugaskan melayani rute bolak-balik Merak-Bakauheni tersebut terdiri dari:
Seluruh kapal beroperasi secara bergiliran mengitari dermaga eksekutif kedua pelabuhan. Skema ini memberi keleluasaan waktu bagi para pelaku perjalanan darat yang hendak menyeberang tanpa jeda tunggu terlalu panjang di kantong parkir pelabuhan.
Operasional padat berselang 75 menit ini merupakan kelanjutan dari periode penyesuaian layanan eksekutif yang diberlakukan manajemen ASDP pada 2-7 September 2026. Ritme keberangkatan cepat tersebut sejatinya telah berjalan konsisten sejak 3 September 2026.
Dengan jeda sandar dan berlayar yang rapat, alur keluar-masuk kendaraan di dermaga pelabuhan dituntut bergerak presisi agar jadwal tidak terganggu antrean panjang.
Calon penumpang diimbau memperhitungkan waktu perjalanan dari daerah asal dan tiba lebih awal di kawasan pelabuhan. Langkah antisipasi ini dinilai penting guna menghindari penumpukan di pintu masuk tiket, terutama saat jam sibuk penyeberangan.
ASDP mengingatkan bahwa seluruh rincian jadwal pelayaran maupun tarif terkini dapat dipantau melalui aplikasi Ferizy, portal web ferizy.com, atau papan pengumuman di loket resmi pelabuhan. Namun, kepastian waktu tolak kapal tetap bergantung pada dinamika operasional dermaga serta faktor cuaca di perairan Selat Sunda.