Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp2,61 Juta, Masih Jauh dari Rekor Rp3,16 Juta

Penulis: Zainul Arifin  •  Rabu, 09 September 2026 | 12:05:02 WIB
Harga emas batangan Antam tercatat turun menjadi Rp2,61 juta per gram pada hari ini, mengikuti pelemahan harga buyback.

BANTEN — Penurunan ini mengikuti pelemahan harga buyback atau harga pembelian kembali emas oleh Antam. Per hari ini, harga buyback ditetapkan Rp2.460.000 per gram, turun lebih dalam sebesar Rp20.000.

Meski terkoreksi, harga emas Antam saat ini masih jauh di bawah level tertinggi sepanjang masa yang pernah ditorehkan pada Kamis (29/1) lalu, yakni Rp3.168.000 per gram. Artinya, sejak rekor tersebut, harga emas batangan Antam telah anjlok lebih dari Rp550.000 per gram dalam kurun waktu sekitar tujuh bulan.

Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini

Untuk pembeli ritel, berikut rincian harga emas batangan Antam berdasarkan ukuran yang dikutip dari laman resmi Logam Mulia:

- 0,5 gram: Rp1.355.000 - 1 gram: Rp2.610.000 - 2 gram: Rp5.160.000 - 3 gram: Rp7.715.000 - 5 gram: Rp12.825.000 - 10 gram: Rp25.595.000 - 25 gram: Rp63.862.000 - 50 gram: Rp127.645.000 - 100 gram: Rp255.212.000 - 250 gram: Rp637.765.000 - 500 gram: Rp1.275.320.000 - 1.000 gram: Rp2.550.600.000

Antam juga menjual logam mulia lain berupa perak. Harga perak hari ini turun Rp250 menjadi Rp43.450 per gram.

Apa Arti Penurunan Harga Buyback bagi Investor?

Selisih antara harga jual dan harga buyback yang melebar menjadi sinyal yang perlu dicermati pelaku pasar. Dengan harga jual di level Rp2,61 juta dan buyback di Rp2,46 juta, investor yang menjual emasnya hari ini akan menanggung selisih sekitar Rp150.000 per gram.

Angka tersebut mencerminkan biaya premium, ongkos cetak, dan margin yang diterapkan Antam. Fluktuasi ini wajar terjadi di pasar logam mulia, tetapi menjadi pengingat bahwa emas batangan adalah investasi jangka panjang yang keuntungannya baru terasa signifikan jika harga jual kembali mendekati atau melampaui rekor sebelumnya.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan momentum pelemahan ini, pembelian emas saat harga terkoreksi kerap dianggap sebagai strategi akumulasi. Namun, keputusan tetap bergantung pada profil risiko dan tujuan investasi masing-masing.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top