Kelompok Sadar Wisata Kampung Lima Situ Gede menggelar Festival Situ Gede 2026 di Kota Tangerang selama 1 hingga 31 Oktober 2026 dengan menghadirkan kesenian Betawi, hiburan rakyat, hingga bazar UMKM. Disbudpar Kota Tangerang menilai kegiatan yang diinisiasi komunitas itu menjadi penggerak perekonomian warga sekaligus daya tarik kunjungan wisata. Rangkaian acara juga diisi lomba melukis dan menggambar bagi siswa TK dan SD.
TANGERANG — Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Boyke Urip Hermawan menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif Pokdarwis Kampung Lima Situ Gede yang menggelar Festival Situ Gede 2026. Menurut Boyke, festival ini menjadi upaya mengembangkan potensi wisata lokal sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Disbudpar Kota Tangerang terbuka mendukung berbagai kegiatan pariwisata yang diinisiasi masyarakat. Dukungan diberikan melalui pembinaan, pengarahan, serta sinergi dengan berbagai pihak terkait agar kegiatan berjalan berkelanjutan.
Ketua Pokdarwis Kampung Lima Situ Gede, Rosyadi, menjelaskan festival berlangsung mulai 1 hingga 31 Oktober 2026. Beragam agenda disiapkan, mulai dari kesenian musik Betawi, lenong, pertunjukan hiburan rakyat, bazar UMKM, hingga lomba melukis dan menggambar bagi siswa TK dan SD.
Rangkaian kegiatan itu, kata Rosyadi, juga menjadi ruang untuk menggali dan memperkenalkan kebudayaan lokal yang belum banyak diangkat. Festival juga menyediakan wahana permainan dan area kuliner yang dapat dinikmati pengunjung bersama keluarga.
“Manfaatkan Festival Situ Gede 2026 ini sebagai ruang ekspresi dan wadah komunitas untuk menggerakkan pariwisata, meningkatkan jumlah kunjungan, serta menggerakkan ekonomi dan UMKM yang ada di Kota Tangerang,” ujar Rosyadi.
Boyke menilai Festival Situ Gede menjadi bukti bahwa kemandirian komunitas dapat berperan dalam mengembangkan destinasi wisata dan meningkatkan daya tarik kunjungan ke Kota Tangerang. Alam yang ada di Situ Gede dinilainya berpotensi menjadi destinasi wisata sekaligus penggerak roda perekonomian masyarakat dan UMKM.
“Dengan adanya Festival Situ Gede ini, mudah-mudahan bisa menginspirasi Pokdarwis-Pokdarwis di tempat lain. Alam yang ada di Situ Gede berpotensi menjadi destinasi wisata sekaligus penggerak roda perekonomian masyarakat dan UMKM,” ujar Boyke.
Rosyadi berharap Festival Situ Gede memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Tangerang. Ia mendorong kolaborasi antara pemerintah kota dan provinsi untuk bersama-sama mengembangkan potensi Situ Gede, termasuk dari sisi fasilitas dan daya tarik wisata.
Kehadiran berbagai aktivitas selama sebulan diharapkan memberi alternatif hiburan bagi masyarakat. Pelaku UMKM lokal pun berpeluang meningkatkan pendapatan selama rangkaian festival berlangsung.