SERANG — Nama Banten sudah dikenal jauh sebelum provinsi ini terbentuk pada 2000. Salah satu jejak sejarahnya ditemukan di kawasan Banten Girang, sekitar Kota Serang sekarang, yang berada di hulu Sungai Cibanten.
Pemerintah Provinsi Banten menyebut kawasan tersebut sebagai salah satu cikal bakal sejarah Banten. Asal nama Banten sendiri memiliki beberapa versi dalam berbagai catatan sejarah. Karena itu, asal nama tersebut belum dapat dijelaskan melalui satu versi yang pasti.
Sejumlah catatan sejarah mengaitkan nama Banten dengan kawasan Banten Girang yang menjadi permukiman awal di sekitar aliran Sungai Cibanten. Kawasan itu disebut menjadi salah satu titik penting sebelum Kesultanan Banten berkembang menjadi kekuatan perdagangan di Nusantara.
Versi lain soal asal nama Banten beredar dalam berbagai sumber, namun tidak ada satu pun yang disepakati sebagai penjelasan tunggal. Pemerintah Provinsi Banten sendiri menempatkan Banten Girang sebagai bagian dari narasi sejarah resmi wilayah tersebut.
Pemerintah Kota Tangerang menyebut nama Tangerang berkaitan dengan kata "tangger" yang berarti tanda atau penanda. Pada masa lalu, Pangeran Soegiri mendirikan tugu di sebelah barat Sungai Cisadane sebagai penanda batas wilayah.
Masyarakat kemudian menyebut tugu tersebut sebagai tetengger atau tanggeran. Sebutan itu berkembang menjadi Tangerang yang dikenal hingga sekarang.
Pemerintah Kota Serang menyebut nama Serang diperkirakan berasal dari bahasa Sunda. Nama Serang disebut berkaitan dengan istilah yang berarti sawah.
Penjelasan tersebut masih berupa perkiraan dan bukan satu-satunya versi mengenai asal nama Serang. Kota Serang sendiri memiliki hubungan erat dengan sejarah Kesultanan Banten.
Pemerintah Kota Cilegon menjelaskan bahwa nama tersebut berasal dari kata "cai" dan "legon". Dalam bahasa Sunda, cai berarti air, sedangkan legon berarti lengkungan.
Penjelasan itu dikaitkan dengan kondisi wilayah Cilegon yang memiliki banyak aliran air. Kisah ini menjadi salah satu penjelasan mengenai asal nama Cilegon.
Berbeda dengan nama-nama sebelumnya, Tangerang Selatan merupakan nama administratif yang lebih modern. Kota ini terbentuk melalui pemekaran wilayah Kabupaten Tangerang.
Nama Tangerang Selatan memakai kata Tangerang karena wilayah tersebut sebelumnya termasuk Kabupaten Tangerang. Sementara itu, kata Selatan menunjukkan letaknya di bagian selatan kawasan Tangerang.
Dari Banten hingga Tangerang Selatan, setiap nama wilayah memiliki cerita yang berbeda. Ada yang berkaitan dengan sejarah, kondisi geografis, bahasa, hingga perkembangan pemerintahan.
Menelusuri asal-usul nama daerah bukan hanya soal mengetahui arti sebuah kata. Cerita tersebut juga membantu masyarakat mengenal sejarah dan identitas daerahnya.