KOTA TANGERANG — CEO PT Amani Emas Indonesia Rendy Saputra menyebut layanan gadai menjadi pembeda utama toko barunya dari pedagang emas lain di Pasar Lama. Warga Kota Tangerang kini punya opsi menjual, membeli, sekaligus menggadaikan emas di satu tempat.
Rendy menjamin kadar emas tidak dikurangi saat pembelian kembali. Konsumen juga bisa mengecek kadar dan harga sebelum bertransaksi.
"Toko buy back modern ini, insyaallah karatnya tidak dikurangi. Bisa cek kadar dan harganya, bisa diberikan harga yang terbaik. Yang berbeda dengan toko lain, di sini juga bisa gadai," ujar Rendy usai pembukaan.
Setiap pengunjung yang bertransaksi mendapat emas dan satu kesempatan memutar spin wheel tanpa diundi. Hadiah yang disiapkan antara lain paket sembako dan merchandise.
Konsumen dengan nilai transaksi jual-beli di atas Rp15 juta berkesempatan mengikuti undian berhadiah.
Pemilihan Pasar Lama mengacu pada pola bisnis Pegadaian. Berdasarkan laporan terbuka perusahaan, nilai gadai nasabah mencapai Rp54 triliun dengan hampir 1.000 cabang yang sebagian besar berada dekat pasar.
Rendy menilai orang yang butuh uang cenderung mencairkan asetnya. Karena itu, toko perlu berada dekat pasar agar akses permodalan warga lebih mudah.
"Kami mendekat ke Pasar Lama ini arahnya ke situ, untuk permodalan dan seterusnya," katanya.
Amani Emas menargetkan nilai transaksi sekitar Rp100 juta per hari, setara 30-40 gram emas. Alokasi dana per toko diperkirakan Rp2 miliar hingga Rp4 miliar.
Direktur Utama Amani Bank Endro Yuniaryo menjelaskan Amani Bank dan Amani Emas adalah dua perusahaan berbeda dalam satu grup, yakni Sistem Amani. Pembiayaan dan model kerja bersumber dari Amani Bank, sedangkan outlet dijalankan Amani Emas.
Amani Emas fokus pada jual beli emas dan tidak diperbolehkan melakukan gadai atau pembiayaan emas secara langsung. Produk gadai, pembiayaan emas, termasuk cicil emas, berasal dari Amani Bank tetapi diakses lewat outlet Amani Emas.
Ke depan, masyarakat dapat mencicil emas langsung di outlet tersebut.
Bagi warga Pasar Lama dan sekitarnya, kehadiran outlet ini menambah pilihan pembiayaan berbasis aset selain pegadaian konvensional. Keputusan tetap di tangan konsumen untuk menimbang biaya titip 2% per bulan sebelum menggadaikan emas.