BANTEN — Film Street Fighter besutan Paramount, Legendary, dan Capcom mencatat pembukaan 31 juta dolar di box office Amerika Utara akhir pekan ini. Sementara itu, dokumenter A24 berjudul You Can See Everything meraup 12 juta dolar dari 855 layar dan menjadi pembukaan dokumenter terbaik kedua dalam 17 tahun terakhir. Antusiasme penonton terlihat dari 1.300 sesi yang terjual habis di sejumlah bioskop.
Paramount, Legendary, dan Capcom merilis Street Fighter ke 3.575 bioskop dengan pendapatan Jumat mencapai 12,5 juta dolar, termasuk penayangan preview. Angka itu membawa proyeksi akhir pekan ke kisaran 30 juta dolar, sedikit di bawah ekspektasi awal studio.
Penonton pria di atas 35 tahun mendominasi dengan porsi 45 persen. Komposisi demografis itu ikut menggerus pasar film Whalefall dari 20th Century Studio yang menyasar segmen serupa.
Sinopsis dan Daya Tarik Street Fighter
Street Fighter diangkat dari waralaba game pertarungan Capcom yang lahir pada era Gen X. Film ini menjadi judul pertama Legendary di bawah kesepakatan baru dengan Paramount.
Strategi promosi digitalnya agresif. RelishMix mencatat cakupan media sosial film ini mencapai 920,6 juta dari TikTok, YouTube, Instagram, Facebook, dan X, melampaui Minecraft Movie (772,4 juta), Mortal Kombat 2 (452,6 juta), dan Five Nights at Freddy's (488,5 juta).
Salah satu jurus promonya adalah "The Street Fighter Combo Trailer" yang diluncurkan lewat YouTube Playables. Trailer itu menempatkan cuplikan film di dalam kabinet arkade virtual dengan mekanisme ala game.
Skor penonton di Rotten Tomatoes untuk Street Fighter saat ini 80 persen. Sebagai perbandingan, Mortal Kombat 2 yang berating R mencatat 86 persen.
Pembukaan 31 juta dolar ini nyaris menyamai total akhir film Street Fighter versi 1994 yang dibintangi Jean-Claude Van Damme. Versi lama itu tamat di 33,4 juta dolar tanpa penyesuaian inflasi, dengan pembukaan 6,8 juta dolar melalui Universal.
You Can See Everything dan Rekor Dokumenter A24
Dokumenter berdurasi tiga jam garapan Nathan Fielder dan Lance Oppenheim ini mengikuti arsitek Theranos, Elizabeth Holmes, bersama pasangannya Billy Evans, menjelang masa hukuman Holmes di penjara federal. A24 lebih dulu memikat publik lewat pemutaran perdana rahasia di Festival Film Telluride.
Dari 885 layar, You Can See Everything mengumpulkan 5,3 juta dolar pada Jumat dan diarahkan menembus 12 juta dolar hingga 14 juta dolar pada akhir pekan. Capaian itu menempatkannya sebagai pembukaan dokumenter terbaik kedua dalam 17 tahun terakhir, di belakang Fahrenheit 9/11 (2004) yang mencetak 23,9 juta dolar, dan di atas Chimpanzee (2012) milik Disney dengan 10,6 juta dolar.
Respons penonton luar biasa. Rekomendasi pasti mencapai 91 persen, angka yang belum pernah terjadi untuk kategori dokumenter. Skor positif keseluruhan di Postrak Screen Engine/Rentrak menyentuh 98 persen, sementara skor penonton Rotten Tomatoes berada di 99 persen.
Generasi Z menjadi motor penjualan tiket dengan porsi 62 persen pada rentang usia 18-34 tahun. Komposisi gender 56 persen pria dan 44 persen perempuan, dengan 44 persen penonton datang bersama pasangan. Sebanyak 41 persen membeli tiket pada hari yang sama.
Laporan lapangan menyebut antrean mengular di Village East, New York City, dan Belcourt, Nashville, Tennessee. Hingga akhir pekan, tercatat sekitar 1.300 sesi terjual habis.
Pesaing Lain di Box Office
Other Mommy dari Universal Blumhouse Atomic Monster meraup 2,4 juta dolar pada Jumat kedua dan diproyeksikan 7,4 juta dolar untuk akhir pekan, turun 73 persen. Total sementara film ini mencapai 43,9 juta dolar, penurunan yang wajar setelah mendapat nilai D+ di CinemaScore pekan lalu.
Whalefall dari 20th Century Studio mencatat 2,6 juta dolar pada Jumat dan diproyeksikan hanya 6 juta dolar hingga 7 juta dolar, jauh di bawah proyeksi awal 11 juta dolar. Film berbiaya 60 juta dolar ini mendapat skor penonton 82 persen di Rotten Tomatoes.
Sense & Sensibility dari Focus Features di 2.545 bioskop mengantongi 3 juta dolar pada Jumat dengan proyeksi 6 juta dolar untuk tiga hari. Angka itu hanya terpaut 600 ribu dolar dari pembukaan Conclave, meski Conclave tayang di lebih sedikit layar, yakni 1.753.
Deretan rilis ini menjaga Oktober tetap ramai meski satu judul besar gagal menarik penonton. Bagi industri, kombinasi performa stabil Street Fighter dan ledakan dokumenter A24 menunjukkan bahwa penonton dewasa dan generasi muda masih bisa dikumpulkan di bioskop dengan strategi rilis yang tepat.