Gubernur Banten Andra Soni Matangkan Pergub Pemberdayaan Pesantren, Perkuat SDM dan Ekonomi Umat

Penulis: Zainul Arifin  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:16:01 WIB
Gubernur Banten Andra Soni berdiskusi dengan pengasuh pesantren saat kunjungan di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

SERANG — Gubernur Banten Andra Soni mengunjungi dua pondok pesantren di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026. Kunjungan ke Pondok Pesantren Nailul Amanah Umat dan Pondok Pesantren Al-Fathaniyah itu sekaligus menjadi ajang serap masukan bagi penyusunan pergub pemberdayaan pesantren.

Andra menilai pesantren punya potensi besar mendukung pembangunan daerah. Selain lembaga pendidikan keagamaan, pesantren berperan membentuk karakter generasi muda dan mengembangkan kapasitas masyarakat sekitar.

Apa Isi Pergub yang Sedang Dimatangkan?

Penyusunan pergub merupakan tindak lanjut dari peraturan daerah tentang pesantren. Regulasi diarahkan memperluas kontribusi pesantren dalam pembangunan sosial kemasyarakatan lewat program pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lembaga.

Pemberdayaan tidak hanya berfokus pada dukungan operasional. Cakupannya meliputi penguatan kualitas pendidikan, peningkatan kapasitas santri, serta pengembangan kegiatan ekonomi produktif. Dengan begitu, pesantren berpeluang menjadi pusat pengembangan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi umat.

Masukan Pengasuh Pesantren Jadi Bahan Penyempurnaan

Dalam kunjungan tersebut, Andra berdiskusi dengan para pengasuh pesantren untuk menyerap kebutuhan dan arah pengembangan lembaga pendidikan keagamaan. Masukan itu diharapkan menjadi bahan penyempurnaan kebijakan pemberdayaan pesantren di Banten.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fathaniyah, K.H. Matin Syarqowi, menilai pesantren memiliki pola pendidikan yang bisa menjadi rujukan peningkatan kualitas SDM. Biaya pendidikan yang relatif terjangkau dinilai tetap menghasilkan pembinaan yang menekankan aspek pengetahuan, karakter, dan nilai keagamaan.

"Di pesantren ada model yang bisa diambil. Biayanya murah, tetapi kualitas sumber daya manusianya terjamin," ujar Matin.

Diskusi bersama Gubernur Banten juga menyinggung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pengembangan SDM untuk menghadapi tantangan masa depan.

Harapan Santri dan Bantuan untuk Pesantren

Pimpinan Pondok Pesantren Nailul Amanah Umat, K.H. Jamaludin, mengapresiasi perhatian Pemprov Banten terhadap pemberdayaan pesantren. Ia berharap kebijakan itu membuka lebih banyak peluang bagi santri mengembangkan kemampuan dan berkontribusi bagi masyarakat.

"Melalui program pemberdayaan dan ekonomi keumatan, semoga para santri dapat menjadi penerus para alim ulama," tuturnya.

Dalam kunjungan tersebut, Andra juga menyerahkan paket bantuan sembako kepada para santri serta bantuan operasional untuk pondok pesantren. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan ramah tamah bersama para kiai dan santri.

Pemprov Banten akan melanjutkan diskusi dengan para tokoh dan alim ulama untuk mematangkan arah kebijakan tersebut. Pemerintah berharap pergub yang disiapkan dapat menjadi landasan bagi program pemberdayaan pesantren yang berkelanjutan.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: radarbanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top