TANGERANG SELATAN — Klaim capaian 80 persen itu disampaikan Pilar Saga Ichsan usai rapat koordinasi kepanitiaan, Selasa (27/10). Menurut dia, bidang pertandingan, keabsahan atlet, hingga keamanan sudah bergerak sesuai rencana yang ditetapkan.
Dua tahapan administrasi atlet, yakni entry by name dan entry by number, dinyatakan selesai. Adapun data atlet masih dalam proses verifikasi sebelum ditetapkan sebagai peserta sah.
Dari sisi sarana dan prasarana, seluruh venue pertandingan telah selesai dibangun. Panitia kini menyelesaikan sejumlah pekerjaan kecil serta melengkapi peralatan pendukung sebelum fasilitas dipakai selama kompetisi.
Venue-venue tersebut juga telah beberapa kali menjalani verifikasi dan pengecekan oleh KONI Provinsi Banten bersama Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan setiap fasilitas memenuhi standar pertandingan.
"Persiapannya 80 persen. Untuk semua bidang sudah melakukan progres pekerjaan, baik bidang pertandingan maupun keabsahan. Entry by name dan entry by number juga sudah selesai, sementara data atlet sedang dalam proses verifikasi," ujar Pilar dalam keterangannya.
Verifikasi data atlet menjadi salah satu titik krusial karena menentukan keabsahan peserta dari kabupaten dan kota se-Banten. Kesalahan administrasi di tahap ini berpotensi memicu sengketa menjelang pertandingan.
Panitia belum merinci berapa jumlah atlet yang datanya masih diproses maupun cabang olahraga yang terlibat. Informasi itu akan disampaikan setelah verifikasi tuntas.
Porprov VII Banten 2026 dijadwalkan dibuka pada 15 November di Kota Tangerang Selatan. Ajang ini merupakan pesta olahraga terbesar tingkat provinsi yang mempertemukan kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Banten.
Dengan sisa waktu sekitar dua pekan, panitia menargetkan seluruh pekerjaan minor dan perlengkapan venue selesai sebelum hari pembukaan. Pengawasan Panwasrah akan terus berlanjut hingga kompetisi berlangsung.