Kebakaran Landa Pabrik Kipas Angin di Pasar Kemis Tangerang, Puluhan Personel Damkar Dikerahkan

Penulis: Alfin Murtado  •  Jumat, 06 November 2026 | 19:45:31 WIB
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar pabrik kipas angin PT Desen Nusantara Anugerah di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

TANGERANG — BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan puluhan personel bersama sejumlah unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api di pabrik kipas angin PT Desen Nusantara Anugerah. Petugas masih berjibaku di lokasi karena kobaran api terus membesar dan merembet ke bagian lain bangunan.

Pantauan di lokasi menunjukkan asap hitam pekat membumbung tinggi sejak pukul 11.00 WIB. Hingga siang, kepulan asap masih terlihat jelas dari kejauhan.

Api tidak hanya membakar material di dalam pabrik. Sebagian struktur bangunan, termasuk dinding, tampak roboh akibat panas dan kobaran yang terus meluas.

Bangunan Roboh, Penyebab Belum Diketahui

Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Petugas di lapangan masih memusatkan perhatian pada proses pemadaman sehingga penyelidikan asal api belum dimulai.

Hal serupa berlaku untuk nilai kerugian materiil. Belum ada perhitungan resmi berapa besar kerusakan yang ditimbulkan dari peristiwa ini.

Informasi soal ada atau tidaknya korban jiwa juga belum tersedia. Hingga berita ini ditulis, tidak ada keterangan resmi yang menyebut jumlah pekerja yang berada di dalam pabrik saat api muncul.

Warga Diminta Jauhi Area Kebakaran

Masyarakat di sekitar lokasi diimbau tetap waspada dan menghindari area kebakaran. Warga juga diminta memberi akses kepada petugas pemadam agar penanganan berjalan lancar.

Pabrik PT Desen Nusantara Anugerah berdiri di kawasan padat aktivitas di Jalan Raya Pasar Kemis. Lokasi ini merupakan jalur utama yang menghubungkan sejumlah kecamatan di Kabupaten Tangerang.

BPBD Kabupaten Tangerang belum merilis pernyataan resmi terkait penyebab maupun dampak kebakaran. Pembaruan informasi diperkirakan menyusul setelah proses pemadaman selesai dan petugas melakukan olah tempat kejadian.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: bantennet.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top