PANDEGLANG — Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University Tahun 2026 menggelar sosialisasi dan pelatihan kewirausahaan serta digitalisasi sistem pembayaran bagi pelaku UMKM di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Citeureup atas izin dan kerja sama Kepala Desa serta pengurus kantor desa setempat.
Tim yang bertugas di Desa Citeureup terdiri dari Faedika Sapei, Lily Nabilah Chandra, Audrey Chyntia, Tunnaro Rakay W.W, Rofi'atus Sholihatul Amanah, Kellyn Valensya, dan Annisau Ni'matus Tsaniyah. Mereka berasal dari berbagai fakultas di IPB University.
Identifikasi Permasalahan Pelaku UMKM Desa
Kegiatan diawali dengan sosialisasi di balai desa, kemudian dilanjutkan observasi dan wawancara kepada pelaku UMKM setempat. Tim mahasiswa melakukan identifikasi langsung terhadap kondisi usaha dan kendala yang dihadapi para pedagang.
Hasil identifikasi menunjukkan banyak pelaku UMKM di Desa Citeureup masih mengalami keterbatasan dalam pengelolaan usaha. Strategi pemasaran dan pemanfaatan teknologi digital, termasuk sistem pembayaran non-tunai, menjadi persoalan utama yang ditemukan di lapangan.
Pembuatan Media Pembayaran QRIS sebagai Solusi
Dalam pelatihan ini, mahasiswa memperkenalkan pembuatan media pembayaran QRIS sebagai langkah konkret digitalisasi usaha. Sistem ini diharapkan mempermudah transaksi sekaligus memperluas jangkauan pasar pelaku UMKM desa.
Digitalisasi sistem pembayaran menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya transaksi non-tunai di berbagai sektor. Pelaku UMKM yang sebelumnya hanya mengandalkan pembayaran tunai kini mendapat pendampingan untuk beradaptasi dengan teknologi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program KKNT Inovasi IPB University yang bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di tingkat desa. Pendampingan berkelanjutan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif di Kecamatan Panimbang.