Pencarian

Mendes Yandri Susanto Sebut 2 Tahun Prabowo-Gibran Lahirkan Desa Ekspor, BUM Desa Berpendapatan Rp 28 Miliar

Kamis, 29 Oktober 2026 • 09:47:01 WIB
Mendes Yandri Susanto Sebut 2 Tahun Prabowo-Gibran Lahirkan Desa Ekspor, BUM Desa Berpendapatan Rp 28 Miliar
Menteri Desa Yandri Susanto memaparkan capaian pembangunan desa dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran pada forum di Kampus UNTAR, Jakarta Barat, Selasa (27/10/2026).

JAKARTA — Yandri Susanto memaparkan capaian pembangunan desa dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di hadapan peserta forum yang digelar di Kampus Universitas Tarumanagara (UNTAR), Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (27/10/2026). Ia menyoroti potensi unggulan desa yang dikelola produktif dan berkelanjutan sebagai peluang memperluas pasar hingga tingkat internasional. Menurutnya, langkah itu sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja bagi warga desa.

BUM Desa Berpendapatan Rp 17 Miliar hingga Rp 28 Miliar per Tahun

Yandri menyebut sejumlah Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) telah mencatat pendapatan tahunan yang signifikan. Angkanya bervariasi, mulai dari Rp 17 miliar hingga Rp 28 miliar per tahun.

"Ada Badan Usaha Milik Desa yang pendapatan pertahunnya itu 17 Miliar, ada yang 28 Miliar, dan lain sebagainya. Yang tata kelola Badan Usaha Milik Desa ini ada Desa Ikan Nila, Desa Ekspor, dan lain sebagainya," papar Mendes Yandri.

Ia menilai tata kelola BUM Desa yang baik menjadi kunci munculnya desa-desa berorientasi ekspor. Potensi lokal yang dikelola serius disebutnya mampu menembus pasar internasional.

Asta Cita Ke-6 Diterjemahkan Jadi 12 Aksi Bangun Desa

Mendes Yandri menegaskan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo tentang pembangunan dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan diterjemahkan ke dalam program strategis 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut menempatkan desa bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama yang menentukan arah perjalanan bangsa.

"Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo kami turunkan menjadi 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia. Karena dengan 12 Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia, maka desa akan menentukan arah bangsa ini ke depan," jelas Mendes Yandri.

Dengan memperkuat potensi, kemandirian, dan produktivitas desa, pembangunan nasional diharapkan tumbuh dari akar rumput. Kesejahteraan yang merata disebut menjadi fondasi kemajuan desa bagi masa depan Indonesia.

Revitalisasi BUM Desa Jadi Langkah Strategis

Revitalisasi BUM Desa menjadi salah satu langkah strategis dan berkelanjutan dalam implementasi 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat peran BUM Desa sebagai penggerak ekonomi lokal, mengoptimalkan potensi unggulan desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara serentak.

Jumlah BUM Desa yang mencapai ribuan dinilai menjadi modal besar. Berbagai capaian yang telah ditorehkan diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi desa sekaligus menjadikan desa sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.

"Dari 12 Aksi Bangun Desa Bangun Desa Bangun Indonesia itu kita lakukan di antaranya revitalisasi Badan Usaha Milik Desa atau BUM Des. Yang jumlahnya ribuan, prestasinya sudah banyak," pungkasnya.

Forum tersebut turut dihadiri Dirjen PEID Tabrani, Kaban BPSDM Agustomi Masik, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Dirjen PPDT Samsul Widodo, Kaban BPI Mulyadin Malik, serta Staf Khusus Menteri Khoriul Huda.

Follow www.bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tangerangpos.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks