Bupati Tangerang Tinjau SPPG Parahu 2, 2.500 Penerima Manfaat MBG Dilayani Tiap Hari

Penulis: Yoga Permadi  •  Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:16:31 WIB
Bupati Tangerang meninjau alur operasional SPPG Parahu 2 didampingi jajaran Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.

KABUPATEN TANGERANG — Maesyal datang bersama jajaran Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Puskesmas, Camat Sukamulya, dan Kepala Desa Parahu. Rombongan menyusuri tahapan operasional SPPG, mulai dari persiapan bahan makanan, pengolahan, hingga pendistribusian ke titik penerima manfaat.

Dari peninjauan itu, Maesyal menyatakan alur kerja SPPG Parahu 2 sudah sesuai SOP. Sertifikat higienis dari Dinas Kesehatan juga disebut telah keluar.

"Alhamdulillah, hari ini kami bersama Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Puskesmas, Pak Camat dan Pak Kepala Desa melihat secara langsung operasional SPPG di Desa Parahu. Alur-alurnya sudah dijelaskan dan sesuai dengan SOP. Sertifikat higienis dari Dinas Kesehatan juga sudah keluar," ujar Maesyal.

2.500 Penerima Manfaat dari Balita hingga Ibu Hamil

SPPG Parahu 2 melayani sekitar 2.500 penerima manfaat. Mereka terdiri dari balita, siswa TK, SD, dan SMP, serta ibu hamil.

Distribusi makanan memakai armada khusus dengan waktu tempuh maksimal sekitar 15 menit menuju titik penerima manfaat. Makanan dikirim menggunakan wadah ompreng, lalu ditarik kembali untuk dibersihkan dan dipakai ulang. Pengambilan wadah dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB setelah makanan selesai dikonsumsi.

43 Warga Lokal Dipekerjakan di Dapur SPPG

Selain mendukung pemenuhan gizi, keberadaan SPPG membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. SPPG Parahu 2 yang dikelola Laras mempekerjakan 43 warga lokal.

"Jadi, dengan hadirnya SPPG ini, masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan kini mendapatkan kesempatan bekerja. Ini menjadi roda perekonomian di tingkat desa dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," kata Maesyal.

Salah seorang relawan SPPG Parahu, Indah Fitriani, mengaku pekerjaan itu membantu memenuhi kebutuhan keluarganya. "Alhamdulillah, saya bisa bekerja di SPPG ini. Penghasilannya cukup lumayan dan sangat membantu untuk menghidupi keluarga. Saya sangat bersyukur Bapak Presiden mempunyai program MBG ini," katanya.

316 SPPG Tersertifikasi, Serap 12.000 Tenaga Kerja Lokal

Pemkab Tangerang mencatat sekitar 316 unit SPPG telah tersertifikasi. Dengan rata-rata penyerapan sekitar 40 tenaga kerja per unit, keberadaan SPPG diperkirakan telah membuka lapangan pekerjaan bagi sekitar 12.000 tenaga kerja lokal.

Maesyal berharap SPPG Parahu 2 menjadi contoh bagi SPPG lain di Kabupaten Tangerang, khususnya dalam penerapan kebersihan, alur kerja, ketepatan distribusi, dan pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat.

"Yang paling penting adalah bagaimana program ini terus berjalan dengan baik, makanannya bergizi, prosesnya higienis, distribusinya tepat waktu, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," pungkasnya.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: radarbanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top