BANTEN — Menyelesaikan naskah novel hanya separuh perjalanan. Setelah bab terakhir ditulis, penulis masih menghadapi penyuntingan, desain sampul, tata letak, pengurusan ISBN, pencetakan, sampai pemasaran. Banyak penulis memilih menyerahkan tahap teknis itu ke jasa penerbit novel ber-ISBN agar bisa fokus menyempurnakan karya.
Salah satu layanan yang muncul dalam panduan penerbitan adalah Pena Indonesia Press. Penerbit ini menyasar penulis pemula, penulis indie, hingga penulis dengan naskah lengkap yang ingin mengubah dokumen menjadi buku siap edar.
Jasa penerbit novel ber-ISBN adalah layanan yang membantu penulis mempersiapkan dan menerbitkan novel sesuai standar penerbitan buku. Cakupannya meliputi pemeriksaan naskah, penyuntingan, desain sampul, penataan halaman, persiapan dokumen ISBN, hingga pencetakan.
ISBN atau International Standard Book Number merupakan nomor identitas unik 13 digit untuk suatu terbitan. Nomor ini mengidentifikasi judul dan penerbit sekaligus mempermudah pendataan, pencarian, dan distribusi buku.
Di Indonesia, pengelolaan ISBN berada di bawah Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Pengajuan ISBN wajib mengikuti persyaratan resmi, termasuk kelayakan terbitan dan syarat pemohon.
Tidak semua penulis memahami proses penerbitan buku. Sebagian sudah memegang naskah lengkap, tetapi belum tahu cara mengubah dokumen itu menjadi buku yang siap dibaca dan dipasarkan. Mengurus penerbitan secara mandiri juga menuntut ketelitian pada naskah, desain, tata letak, dokumen administrasi, dan kebutuhan produksi.