SERANG — Walikota Serang Budi Rustandi menyebut peresmian berjalan baik dan sukses. Menurutnya, betonisasi di Taktakan menjadi bagian dari komitmen Pemkot Serang membangun infrastruktur jalan, bukan sekadar mengejar target panjang penanganan.
Budi menekankan kondisi jalan yang memadai dibutuhkan warga untuk mencapai sekolah, pasar, dan pusat pelayanan publik. Akses yang lancar dinilai ikut menentukan kelancaran aktivitas ekonomi harian di kawasan tersebut.
Bukan Hanya Cor Beton: Paving, Drainase, hingga Renovasi Masjid
Paket pembangunan di Taktakan tidak berhenti pada pengecoran jalan. Pekerjaan juga meliputi pemasangan paving block, pembangunan drainase, tembok penahan tanah (TPT), serta renovasi masjid.
Budi menyatakan pembangunan tersebut terlaksana melalui kolaborasi Pemkot Serang, Pemerintah Provinsi Banten, dan DPRD. Ia juga mengapresiasi DPUPR Kota Serang yang terlibat langsung dalam pelaksanaan di lapangan.
"Alhamdulillah, peresmian berjalan baik dan sukses. Semoga ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Serang dalam pembangunan infrastruktur, khususnya betonisasi jalan di Kecamatan Taktakan," ujar Budi, Sabtu, 31 Oktober 2026.
DPUPR Sebut Volume Betonisasi Tertinggi Sepanjang Pemerintahan Ini
Kepala DPUPR Kota Serang Ibra Gholibi menyatakan volume betonisasi jalan selama pemerintahan saat ini mencatat angka tertinggi dibanding periode sebelumnya. Menurutnya, capaian itu tak lepas dari fokus Walikota pada sektor infrastruktur.
"Selama pemerintahan Kota Serang ini, untuk betonisasi merupakan yang tertinggi. Ini cukup kita apresiasi karena Bapak Wali Kota sangat fokus terhadap infrastruktur, khususnya di wilayah Kota Serang," kata Ibra.
Ibra menjelaskan pembangunan jalan tidak hanya soal kenyamanan berkendara. Kondisi permukaan jalan berpengaruh pada kelancaran kegiatan ekonomi dan distribusi barang di Kota Serang.
Jalan Mulus Dinilai Lancarkan Truk Sampah dan Kendaraan Berat
Sejumlah ruas jalan di Taktakan setiap hari dilintasi truk pengangkut sampah dan kendaraan berat. Perbaikan permukaan jalan disebut membuat operasional kendaraan tersebut lebih lancar.
"Pembangunan ini bertujuan meningkatkan kegiatan ekonomi dan memperlancar arus kendaraan. Banyak kendaraan truk atau pengangkut sampah, sehingga dengan jalan yang baik, aktivitas menjadi lebih lancar," jelas Ibra.
Dengan anggaran sekitar Rp 53 miliar dan panjang penanganan 14,75 kilometer, betonisasi Taktakan menjadi salah satu pekerjaan fisik terbesar Pemkot Serang sepanjang 2026. Warga di 12 ruas jalan tersebut kini menunggu apakah kualitas cor beton bertahan melewati musim hujan berikutnya.