BANTEN — Harga emas Antam pada perdagangan Sabtu (31/10) berada di Rp 2.526.000 per gram, turun Rp 20.000 dari posisi sehari sebelumnya. Angka itu terpantau dari laman resmi Logam Mulia pada pukul 09.00 WIB. Pelemahan kali ini meneruskan tren penurunan yang berlangsung sejak Kamis (29/10), ketika harga masih tercatat Rp 2.546.000 per gram.
Penurunan harga jual berjalan seiring dengan nilai pembelian kembali atau buyback. Harga buyback emas Antam kini berada di level Rp 2.276.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback tetap menjadi pertimbangan bagi warga yang berencana membeli lalu menjual kembali dalam waktu singkat.
Harga Bisa Berubah Sewaktu-waktu
Logam Mulia memperbarui harga emas batangan Antam mengikuti pergerakan pasar, sehingga angka yang tertera dapat berubah pada jam berikutnya. Warga yang hendak bertransaksi disarankan mengecek laman resmi sebelum mendatangi butik atau mitra penjual. Pembaruan harga biasanya dilakukan pada pagi hari.
Pajak 1,5 Persen untuk Buyback di Atas Rp 10 Juta
Transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai transaksi saat proses pembelian kembali berlangsung. Artinya, nominal yang diterima penjual sudah bersih setelah pemotongan.
Di sisi lain, pembelian emas Antam dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tercantum di laman resmi Logam Mulia. Ketentuan ini berlaku pada transaksi pembelian, bukan hanya penjualan.
Harga per Ukuran Berat Perlu Dicek Sebelum Membeli
Daftar harga dasar emas Antam dirinci berdasarkan ukuran dan berat, mulai dari pecahan kecil hingga batangan besar. Karena itu, harga per gram pada tiap ukuran bisa berbeda dari angka acuan Rp 2.526.000 per gram. Calon pembeli sebaiknya mencocokkan pecahan yang diinginkan dengan daftar resmi sebelum memutuskan.
Penurunan Rp 20.000 per gram tergolong tipis dibanding harga sehari sebelumnya. Bagi warga Banten yang menjadikan emas sebagai instrumen simpanan, fluktuasi harian seperti ini lazim terjadi dan biasanya baru terasa signifikan jika diakumulasi dalam periode lebih panjang.