BANTEN — Perubahan itu disampaikan Erick saat menghadiri pelepasan kontingen Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Kontingen yang dilepas berjumlah 430 atlet dari 35 cabang olahraga.
Menurut Erick, pembenahan tata kelola olahraga nasional menjadi alasan utama di balik perubahan tersebut. Pelatnas kini punya ukuran yang lebih spesifik sehingga pembinaan atlet dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan target masing-masing ajang.
Pelatnas Kini Dipisah Berdasarkan Target Kejuaraan
Erick menegaskan pemerintah tidak lagi memperlakukan Pelatnas sebagai program pembinaan yang bersifat umum. Setiap program sudah diarahkan berdasarkan level kejuaraan yang menjadi tujuan.
"Sekarang yang namanya Pelatnas itu kita sudah punya spesifikasi. Ada yang Olimpiade, Asian Games, SEA Games," kata Erick.
Dia juga menyatakan pemerintah tidak ingin lagi Pelatnas hanya menjadi wadah administratif bagi atlet dan cabang olahraga.
"Tidak ada lagi Pelatnas yang hanya sebagai payung saja," ujarnya.
Setiap Cabor dan Atlet Kini Punya Indeks Penilaian
Perubahan lain yang ditekankan Erick adalah penerapan indeks bagi masing-masing cabang olahraga dan atlet. Dengan sistem itu, setiap cabor tidak lagi mendapat perlakuan sama tanpa melihat target maupun kebutuhan kompetisinya.
"Sekarang kita sudah ada indeks masing-masing cabor dan tentu para atletnya sendiri," tutur Erick.
Konsep itu membuat pembinaan diharapkan lebih terukur. Performa atlet, kesiapan menuju kompetisi, serta kebutuhan latihan dapat disesuaikan dengan level kejuaraan yang menjadi sasaran.
Artinya, persiapan menuju Olimpiade tidak diperlakukan sama dengan program menuju SEA Games. Pelatnas yang diproyeksikan untuk Asian Games juga memiliki parameter tersendiri.
Dukungan Prabowo Jadi Bagian Transformasi
Perubahan sistem tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah membangun pembinaan olahraga yang lebih terarah. Erick menyebut dukungan Presiden Prabowo Subianto menjadi bagian penting dalam proses transformasi tersebut.
Pembenahan sistem Pelatnas itu berlangsung bersamaan dengan persiapan Indonesia menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen Indonesia telah difinalisasi dengan kekuatan 430 atlet dari 35 cabang olahraga.