PANDEGLANG — Kepala Disdikpora Pandeglang Sutoto menyatakan pihaknya terbuka terhadap kerja sama yang mendukung program pemerintah di bidang pendidikan dan olahraga. Menurut Sutoto, sinergi dengan organisasi pers membantu penyampaian informasi pembangunan dan program prioritas Bupati Pandeglang kepada masyarakat.
"Alhamdulillah saya sangat berterima kasih. Dengan bersinergi dan berkolaborasi bersama media, khususnya rekan-rekan PWI dan SMSI, tentunya kita bisa menginformasikan progres pembangunan yang menjadi program prioritas Bupati Pandeglang," kata Sutoto, Rabu (21/10).
Literasi Digital Jadi Fokus Utama Kerja Sama
Edukasi literasi digital dinilai penting agar siswa mampu memilah informasi, membedakan fakta dan opini, serta mengenali berita bohong di internet dan media sosial. Lewat keterlibatan insan pers, pelajar juga berpeluang mengenal dasar-dasar jurnalistik dan penggunaan media digital secara bijak.
Program ini menyasar siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Kegiatan yang direncanakan meliputi edukasi literasi media, pengenalan jurnalistik, serta pengembangan olahraga sepak bola dan futsal.
Sepak Bola dan Futsal Dibina Sejak Usia Sekolah
Disdikpora membidik kerja sama di bidang olahraga, terutama sepak bola dan futsal. Program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi pelajar mengembangkan minat dan bakat sekaligus membuka peluang pembinaan atlet sejak usia sekolah.
"Selain literasi, ada program yang bisa dikerjasamakan dengan Dinas Pendidikan, yaitu berkaitan dengan literasi para siswa dan juga keolahragaan," ujar Sutoto.
SMSI dan PWI Nyatakan Siap Berkolaborasi
Ketua SMSI Kabupaten Pandeglang Abdul Azis menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala Disdikpora Pandeglang yang menyempatkan waktu bersilaturahmi ke Sekber PWI-SMSI Pandeglang.
"Alhamdulillah Pak Kadis (Kepala Dinas) sudah menyempatkan waktu bersilaturahmi ke sini (Sekber,red). Tentu saja kami sangat menyambut baik, baik SMSI maupun PWI sangat siap berkolaborasi dengan Disdikpora dalam memajukan dunia pendidikan dan olahraga," kata Abdul Azis.
Perencanaan Jadi Kunci agar Tak Berhenti di Wacana
Kolaborasi tersebut perlu ditindaklanjuti melalui perencanaan yang jelas. Sasaran peserta, bentuk kegiatan, dan mekanisme pelaksanaan mesti disiapkan supaya program benar-benar menyentuh kebutuhan pelajar.
Sutoto berharap sinergi dengan PWI dan SMSI memperluas edukasi literasi digital sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di sekolah. "Dampak nyata terhadap kemampuan dan prestasi siswa nantinya menjadi tolok ukur keberhasilan kerja sama ini," pungkasnya.