BANTEN — Mencari HP murah yang tampilannya bersih dari iklan dan aplikasi bawaan memang tidak mudah. Sejumlah merek seperti Infinix, Tecno, OPPO, Motorola, Samsung, vivo, dan realme menawarkan perangkat dengan gangguan iklan yang relatif minim. Berikut delapan pilihan yang bisa dipertimbangkan pada September 2026.
Bloatware adalah aplikasi yang sudah terpasang sejak ponsel keluar dari kotak. Tidak semuanya berbahaya, tetapi terlalu banyak aplikasi bawaan membuat tampilan sistem terasa penuh dan memakan ruang penyimpanan. Perlu dicatat, klaim "tanpa iklan" juga tidak selalu berarti benar-benar bersih.
Ponsel ini menjalankan XOS berbasis Android 15 dengan layar AMOLED 6,78 inci dan refresh rate 144Hz. Dapur pacunya Helio G100 Ultimate, dipadukan RAM 8 GB atau 12 GB serta penyimpanan 256 GB. Pengalaman software-nya meningkat dibanding generasi sebelumnya, tetapi pengguna tetap perlu memeriksa aplikasi bawaan seperti Palm Store dan fitur rekomendasi. Harga varian 8/256 GB berada di kisaran Rp3,7 jutaan.
Untuk kelas Rp2 jutaan, Pova 7 menawarkan baterai besar dan performa yang cukup tinggi. Situs resmi Tecno Indonesia mencantumkan harga 8/128 GB sekitar Rp1,977 juta dan 8/256 GB sekitar Rp2,349 juta. Antarmuka HiOS memang bukan Android murni, namun penggunaannya relatif tidak dipenuhi iklan pop-up yang muncul terus-menerus.
OPPO A60 memakai ColorOS 14 berbasis Android 14 dan chipset Snapdragon 680. Varian 8/128 GB pernah tercatat di kisaran Rp2,2 juta-Rp2,6 jutaan, meski harga bisa berubah mengikuti stok dan promo. ColorOS tampil cukup rapi dan sejumlah aplikasi bawaan bisa dihapus. Meski begitu, pengujian TechNave menemukan beberapa aplikasi bawaan yang membuat app drawer terasa penuh.
Motorola dikenal punya pendekatan software yang dekat dengan Android standar. Moto G86 Power 5G hadir dengan Android 15 dan baterai berkapasitas sangat besar, dibanderol sekitar Rp4,7 juta-Rp4,8 jutaan untuk varian 8/256 GB. Klaim bebas bloatware-nya perlu dicatat: pengujian Tech Advisor menemukan aplikasi pihak ketiga seperti Booking.com, TikTok, LinkedIn, Amazon Music, dan beberapa game sudah terpasang sejak awal.
Bagi pengguna berbudget terbatas, Spark Go 3 hadir dengan layar 6,75 inci refresh rate 120Hz, chipset UNISOC T7250, dan baterai 5.000 mAh. Pilihan memorinya 4/64 GB dan 4/128 GB, dengan harga September 2026 di kisaran Rp2,1 juta-Rp2,3 jutaan. Perangkat ini lebih cocok untuk WhatsApp, media sosial, browsing, streaming, dan aktivitas ringan.
Samsung Galaxy A05 masih jadi pilihan entry-level dengan harga relatif terjangkau. Varian 4/64 GB tercatat sekitar Rp1,4 jutaan dalam daftar harga yang diperbarui pada 2026. Antarmuka One UI pada perangkat Samsung cenderung tidak berorientasi pada iklan pop-up dibanding sejumlah antarmuka Android lain.
vivo termasuk merek yang menawarkan perangkat minim iklan di kelas murah melalui lini Y Series. Antarmuka Funtouch OS yang dipakai vivo memiliki tampilan cukup bersih, meski tetap ada aplikasi bawaan yang perlu diperiksa setelah setup awal. Harga lini ini umumnya berada di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp3 jutaan, tergantung varian.
realme C65 melengkapi daftar ini sebagai pilihan di kelas Rp2 jutaan. realme memakai antarmuka realme UI yang dikenal cukup ringan, dengan gangguan iklan sistem yang relatif minim. Sama seperti perangkat lain di daftar ini, pengguna tetap disarankan memeriksa aplikasi bawaan usai setup awal agar ruang penyimpanan tidak terbuang percuma.
Dari delapan pilihan di atas, tidak ada yang benar-benar bebas bloatware sepenuhnya. Motorola paling dekat dengan Android standar, sementara Infinix, Tecno, OPPO, Samsung, vivo, dan realme punya antarmuka masing-masing dengan tingkat gangguan iklan yang bervariasi. Periksa perangkat setelah setup awal sebelum memutuskan membeli.