BANTEN — Perenang China Yu Zidi menutup penampilan bersejarahnya di Asian Games 2026 dengan emas ketiga dari nomor 400 meter individual medley putri. Catatan waktunya 4 menit 28,56 detik di final yang berlangsung di Aichi Prefectural Martial Arts Hall.
Yu Zidi mengalahkan rekan senegaranya, Ke Wenxi, serta perenang Jepang, Mio Narita, yang harus puas dengan perunggu dan perak. Emas ini melengkapi koleksi Zidi di cabang renang setelah sebelumnya ia berjaya di nomor 200 meter medley dan 200 meter gaya kupu-kupu.
Catatan waktu 4 menit 28,56 detik itu juga memecahkan rekor pertandingan nomor 400 meter milik Ye Shiwen. Rekor tersebut sempat bertahan sejak 2014, atau lebih dari satu dekade.
Bagi Zidi, torehan ini menegaskan posisinya sebagai salah satu perenang muda paling menjanjikan di Asia. Ia sudah mencuri perhatian sejak tahun lalu ketika memecahkan rekor peraih medali termuda di kejuaraan dunia dengan meraih perunggu.
Performa di Asian Games 2026 disebut menjadi sinyal Zidi bakal bersinar di Olimpiade 2028. Ia digadang-gadang bakal bersaing merebut emas di Atlanta, Amerika Serikat, dua tahun mendatang.
Zidi juga tercatat mampu bersaing di beberapa kejuaraan individu tingkat dunia. Dari situ, ia disebut-sebut sebagai andalan baru China di cabang renang.
Sebelum Asian Games 2026, Zidi sudah menorehkan sejarah di kejuaraan dunia. Medali perunggu yang diraihnya menjadikannya peraih medali termuda di ajang tersebut.
Dari situ, namanya terus melesat. Ia kini berada di posisi yang membuat publik renang China menaruh harapan besar pada Olimpiade 2028.