Banten Raih 3 Penghargaan FEKDI x IFSE 2026, TPID Kota Serang dan Dua TP2DD Terbaik Jawa-Bali

Penulis: Alfin Murtado  •  Jumat, 25 September 2026 | 14:46:31 WIB
Kepala Perwakilan BI Banten Sofwan Kurnia menyampaikan sambutan dalam Rakornas Pengendalian Inflasi dan P2DD 2026.

SERANG — Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Sofwan Kurnia menyebut tiga penghargaan yang diraih pemerintah daerah se-Banten menjadi momentum memperkuat sinergi antara bank sentral, pemda, dan pemangku kepentingan lain. Penghargaan bagi TPID Kota Serang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 505 Tahun 2026.

Penyerahan berlangsung dalam Rakornas Pengendalian Inflasi dan P2DD 2026 yang menghadirkan perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten bersama pemerintah daerah se-Banten. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menerima langsung penghargaan TP2DD di Jakarta.

TPID Kota Serang Peringkat Kedua Jawa-Bali

TPID Kota Serang menempati peringkat kedua sebagai TPID Kota/Kabupaten Berkinerja Terbaik Wilayah Jawa-Bali Tahun 2026. Penilaian mencakup kinerja pengendalian harga dan pasokan pangan di wilayah kota tersebut.

Pengendalian inflasi di Banten dijalankan lewat strategi 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif. Koordinasi TPID se-Banten mencakup pemantauan harga dan pasokan pangan, kerja sama antardaerah, fasilitasi distribusi komoditas strategis, hingga Gerakan Pangan Murah.

Dua TP2DD Banten Terbaik I di Championship 2026

TP2DD Kota Tangerang Selatan meraih Terbaik I kategori kota Wilayah Jawa-Bali dalam Championship TP2DD 2026. TP2DD Kabupaten Tangerang menyabet Terbaik I kategori kabupaten untuk wilayah yang sama.

Di sisi digitalisasi, pemda bersama Bank Indonesia mendorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) melalui kolaborasi dengan perbankan. Perluasan akseptasi QRIS, optimalisasi ETPD, dan perluasan kanal pembayaran digital pemda menjadi fokus penguatan ekosistem di Banten.

Transaksi Digital Nasional Tumbuh 40,36 Persen

Pada Agustus 2026, transaksi ekonomi dan keuangan digital nasional tumbuh 40,36 persen secara tahunan menjadi 6,11 miliar transaksi. Pengguna QRIS nasional mencapai 69,32 juta dengan 47,11 juta merchant, sementara transaksi ritel via BI-FAST menembus 549 juta transaksi senilai Rp1.346 triliun.

Transformasi digital diarahkan pada prinsip 3I: impactful, inklusif, dan integratif. Digitalisasi diharapkan memperluas instrumen pembayaran, meningkatkan efisiensi transaksi, memperluas akses, dan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Sinergi TPID-TP2DD Jadi Kunci ke Depan

"Capaian TPID Kota Serang serta TP2DD Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan," kata Sofwan.

Menurut Sofwan, prestasi itu perlu menjadi dorongan melanjutkan penguatan pengendalian inflasi sekaligus mempercepat digitalisasi daerah. Bank Indonesia bersama pemda se-Banten akan terus memperkuat sinergi TPID dan TP2DD untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

FEKDI x IFSE 2026 mengusung tema "Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional". Kegiatan diselenggarakan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, ASPI, dan AFTECH.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: ekbisbanten.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top