Pencarian

Chris Hansen Tolak Tonton Film Primetime karena A24 Minta Hak atas Nama dan Citranya

Jumat, 21 Agustus 2026 • 14:13:01 WIB
Chris Hansen Tolak Tonton Film Primetime karena A24 Minta Hak atas Nama dan Citranya
Chris Hansen mengungkapkan keputusan menolak menonton film *Primetime* karena menolak menyerahkan hak atas nama dan citranya kepada A24.

BANTEN — Keputusan itu diungkapkan Hansen saat menjadi bintang tamu di program Jesse Watters Primetime di Fox News. Ia mengaku sudah datang ke kantor studio produksi independen tersebut untuk pemutaran privat, tapi memilih pulang tanpa menyaksikan filmnya.

"Pengacara A24 ingin saya menyerahkan hak atas nama, citra, dan merek saya, serta potensi hak hukum yang muncul dari film ini," ujar Hansen. "Saya tidak bisa menandatangani itu, jadi mereka tidak menayangkan filmnya untuk saya."

Isi Perjanjian yang Ditolak Hansen

Hansen menyebut perjanjian itu sebagai "sangat restriktif" dan mengaku belum pernah melihat klausul serupa sepanjang kariernya. Padahal, menurut The Hollywood Reporter, A24 sebenarnya hanya meminta NDA standar yang biasa diberikan kepada semua penonton pratinjau—bertujuan mencegah kebocoran spoiler dan melindungi kekayaan intelektual studio.

Menariknya, Hansen mengaku pengacaranya sudah membaca draf NDA tersebut sebelum ia tiba di kantor A24. Saat ditanya Jesse Watters soal kekhawatiran apa yang mungkin dimiliki A24, jurnalis senior itu menjawab, "Saya tidak tahu! Saya belum menonton filmnya. Kalau lihat trailernya, jelas ini versi yang sangat didramatisasi. Mereka bilang banyak aspek yang difiksikan. Saya tahu orang lain menontonnya tanpa menandatangani NDA, tapi mereka tetap meminta saya menandatanganinya."

Kisah di Balik Film Primetime

Primetime mengangkat kisah di balik layar produksi To Catch a Predator, program investigasi Dateline NBC yang tayang 2004–2007. Film arahan Lance Oppenheim ini mengeksplorasi dilema etika, tekanan produksi, dan sensasionalisme media yang menyelimuti acara tersebut. Robert Pattinson berperan sebagai koresponden Dateline NBC, didukung Merritt Wever, Skyler Gisondo, Phoebe Bridgers, Matthew Maher, dan Bokeem Woodbine.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan podcaster Annie Elise pekan lalu, Hansen mempertanyakan "motif Hollywood" di balik pembuatan film ini. Ia mengungkapkan tim produksi sempat mendekatinya beberapa bulan lalu untuk meminta masukan, namun film ternyata sudah selesai diproduksi sebelum komunikasi itu terjadi.

"Sebagai reporter, agak konyol kalau saya berbicara tentang sesuatu yang belum saya tonton," kata Hansen. "Kecurigaan saya, mereka menggunakan nama saya karena itu membantu kepentingan komersial."

Jadwal Rilis Primetime

Primetime dijadwalkan tayang di bioskop mulai 25 September. Hansen sendiri menegaskan belum mau menilai film tersebut sebelum benar-benar menontonnya, meski ia mengakui ada kejanggalan dalam proses yang ia alami.

Kasus ini menyoroti praktik umum di industri hiburan Hollywood, di mana NDA menjadi syarat standar untuk pemutaran tertutup. Namun, klausul yang disebut Hansen—mencakup hak atas nama dan citra—memang jarang muncul dalam perjanjian penonton pratinjau biasa.

Follow www.bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: hollywoodreporter.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks