Pencarian

BAZNAS Kota Tangerang Luncurkan Z-Mart, 10 Mustahik Dapat Modal Rp 5-10 Juta per Orang

Sabtu, 19 September 2026 • 10:39:01 WIB
BAZNAS Kota Tangerang Luncurkan Z-Mart, 10 Mustahik Dapat Modal Rp 5-10 Juta per Orang

Badan Amil Zakat Nasional Kota Tangerang meluncurkan program Z-Mart dan Z-Corner untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sebanyak 10 mustahik menerima dukungan modal tahap awal senilai total Rp 100 juta, masing-masing berkisar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta, disertai pembinaan dan pemantauan usaha.

TANGERANG — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang resmi meluncurkan Z-Mart dan Z-Corner sebagai bagian dari program pendayagunaan zakat di bidang ekonomi. Peluncuran berlangsung di Masjid Raya Al Azhom.

Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang Danni Budianto Saragih menjelaskan, Z-Mart menyasar mustahik yang sudah memiliki cikal bakal usaha, seperti warung kecil di rumah. Mereka masih membutuhkan dukungan modal dan pendampingan agar usahanya berkembang.

Bantuan yang diberikan berkisar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per mustahik. Setiap penerima mendapat pembinaan dan pemantauan usaha secara berkelanjutan.

Siapa Penerima Manfaat Z-Mart Tahap Awal?

Sebagai tahap awal, 10 mustahik mendapat pemberdayaan dengan dukungan modal total Rp 100 juta. Dana itu menjadi bagian dari pengembangan usaha para mustahik, dengan tetap disertai pemantauan dan pendampingan.

Danni menegaskan, keberhasilan pemberdayaan tidak hanya ditentukan besarnya modal. BAZNAS juga menekankan pentingnya pendamping yang memahami bisnis, mulai dari menentukan barang yang paling dibutuhkan, strategi belanja, hingga pemantauan perkembangan usaha.

"Substansi zakat itu adalah bagaimana kita merubah mustahik, orang miskin yang kita intervensi dari awal, mereka berubah menjadi mandiri. Kemudian yang paling mulia tentunya nanti ketika berubah menjadi muzaki," kata Danni dalam acara peluncuran.

Target 46 Z-Mart Beroperasi pada 2026

BAZNAS Kota Tangerang menargetkan sekitar 46 Z-Mart dapat beroperasi melalui berbagai skema pemberdayaan pada 2026. Target itu disebut Danni sebagai bagian dari perluasan program pendayagunaan zakat di sektor ekonomi.

Program Z-Mart dan Z-Corner melengkapi berbagai program BAZNAS yang bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan. Pendekatan yang dipakai menempatkan perubahan status penerima manfaat sebagai indikator utama keberhasilan.

Wali Kota: Pemberdayaan Harus Ubah Mustahik Jadi Muzaki

Wali Kota Tangerang Sachrudin menilai program tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong perubahan status mustahik menjadi muzaki. Menurutnya, pemberdayaan tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan.

Penerima manfaat harus mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraannya sendiri. Prinsip itu yang menjadi dasar program Z-Mart dijalankan dengan pendampingan usaha.

"Bagaimana kita bisa mengubah ke depan mustahik menjadi muzaki, karena prinsip bahwa memberi itu lebih baik daripada menerima," ujar Sachrudin.

BAZNAS Kota Tangerang menyebut pemantauan usaha akan terus dilakukan terhadap 10 mustahik penerima tahap awal. Hasil pemantauan itu menjadi dasar perluasan program ke penerima berikutnya.

Follow www.bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks