Pencarian

KOMBERS KCMI Gelar CPI Forum 2026, Bahas Mineral Kritis dan REE

Kamis, 17 September 2026 • 14:53:01 WIB
KOMBERS KCMI Gelar CPI Forum 2026, Bahas Mineral Kritis dan REE

BANTEN — Komite Bersama Cadangan Mineral Indonesia (KOMBERS KCMI) menggelar CPI Forum 2026 pada Kamis (17/9/2026) di Aula Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Gedung D, Senayan, Jakarta. Forum tahunan bertema "Critical Minerals & REE: CPI's Role in Strengthening Indonesia's Strategic Industries" ini menyoroti peran Competent Person Indonesia (CPI) dalam menjaga kredibilitas data sumber daya dan cadangan mineral. Isu ini kian krusial seiring meningkatnya kebutuhan bahan baku untuk industri strategis nasional.

Paragraf pembuka: Penyelenggaraan CPI Forum 2026 menjadi penanda bahwa tata kelola mineral kritis dan logam tanah jarang (rare earth elements/REE) makin mendesak dibahas. KOMBERS KCMI, yang merupakan wadah kolaborasi Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), menempatkan kualitas pelaporan sebagai fondasi pengambilan keputusan di sektor pertambangan. Organisasi ini juga tercatat sebagai anggota resmi Committee for Mineral Reserves International Reporting Standards (CRIRSCO).

Mengapa Mineral Kritis dan REE Jadi Sorotan

Kebutuhan bahan baku untuk industri strategis nasional terus naik, terutama untuk sektor yang bergantung pada mineral kritis dan REE. Kedua kelompok komoditas itu menempati posisi penting dalam pengembangan berbagai industri, sehingga memerlukan basis data sumber daya dan cadangan yang bisa dipercaya.

Tanpa data yang kredibel, keputusan bisnis dan investasi di sektor ini berisiko salah arah. Karena itu, pembahasan mengenai tata kelola kedua komoditas tersebut menjadi agenda utama dalam forum tahunan ini.

Peran Competent Person Indonesia

Keberadaan Competent Person Indonesia (CPI) menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas dan kredibilitas informasi mengenai sumber daya serta cadangan mineral dan batubara. CPI bertanggung jawab memastikan proses estimasi dan pelaporan dilakukan dengan mengedepankan integritas, etika, dan profesionalisme.

Ketua KOMBERS KCMI, Robby Irfan Rafianto, bersama Ketua Panitia CPI Forum 2026, Oky B Wijayanto, menekankan pentingnya peran CPI dalam menjaga integritas pelaporan sektor pertambangan. Tanggung jawab itu makin relevan ketika informasi sumber daya dan cadangan dipakai sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis, investasi, maupun pengembangan industri berbasis mineral.

Komitmen Penguatan Tata Kelola

Melalui keanggotaannya di CRIRSCO, KOMBERS KCMI berperan dalam penerbitan dan implementasi Kode KCMI, sekaligus melakukan pembinaan terhadap CPI di Indonesia. Forum ini juga menjadi ruang bagi para pemangku kepentingan untuk membahas tantangan tata kelola mineral kritis dan REE di Tanah Air.

KOMBERS KCMI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam memperkuat tata kelola sektor pertambangan nasional. Upaya itu dilakukan lewat penerapan standar pelaporan yang dapat dipertanggungjawabkan serta peningkatan kapasitas dan profesionalisme para CPI.

Penutup: Penguatan peran CPI diharapkan mendukung tersedianya informasi sumber daya dan cadangan mineral yang berkualitas. Pada akhirnya, hal itu menjadi salah satu fondasi bagi pengembangan industri strategis Indonesia secara berkelanjutan.

Follow www.bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks