Pencarian

Jawara UMKM Banten 2026 Digelar di Cilegon, 40 Usaha Terpilih Berebut 10 Terbaik

Jumat, 30 Oktober 2026 • 22:16:01 WIB
Jawara UMKM Banten 2026 Digelar di Cilegon, 40 Usaha Terpilih Berebut 10 Terbaik
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten Agus Mintono menyampaikan sambutan pada pembukaan Jawara UMKM Banten 2026 di Cilegon.

CILEGON — Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten Agus Mintono menyatakan ajang tahunan tersebut dirancang agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayahnya tumbuh dan berdaya saing. Menurut dia, festival dan forum ini menjadi ruang promosi sekaligus perluasan jejaring kemitraan bagi UMKM.

“Kami ingin menghadirkan semangat bahwa UMKM Banten harus terus tumbuh, naik kelas, berdaya saing, dan menjadi penggerak ekonomi daerah,” ujar Agus Mintono, Jumat (30/10/2026).

40 UMKM Lolos Kurasi dari Seluruh Kabupaten/Kota

Jawara UMKM Banten 2026 menghadirkan 40 UMKM terpilih yang telah melewati seleksi dan kurasi di tingkat daerah. Setiap kabupaten/kota mengirimkan lima UKM terbaiknya untuk menempati tenda Roder di pusat kegiatan.

Dari jumlah tersebut, panitia akan memilih 10 UMKM terbaik sebagai bentuk apresiasi atas potensi dan daya saing yang dinilai. Penilaian berlangsung selama tiga hari penyelenggaraan.

Selain pameran produk, kegiatan ini diramaikan Festival Kuliner Khas Banten, pelayanan publik gratis, pendampingan usaha, forum kemitraan, serta panggung hiburan masyarakat. Layanan pengurusan legalitas usaha dan sertifikasi disiapkan untuk mempermudah pelaku UMKM.

Bagi Cilegon, UMKM Jalur Penting di Kota Industri

Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra, yang mewakili Wali Kota Cilegon, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Banten dan Dinas Koperasi dan UKM. Ia juga berterima kasih karena Cilegon dipercaya menjadi tuan rumah.

Aziz menilai penguatan UMKM tidak cukup hanya dengan memberi ruang berjualan. Diperlukan upaya membuka akses pasar, membangun kemitraan, serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.

“Bagi Kota Cilegon yang dikenal sebagai kota industri, pengembangan UMKM merupakan bagian penting dari pembangunan ekonomi daerah,” kata Aziz dalam sambutannya.

Menurutnya, pertumbuhan sektor industri diharapkan berjalan beriringan dengan kemajuan usaha masyarakat. Kolaborasi pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar UMKM tumbuh dari sisi jumlah sekaligus berkembang berkelanjutan.

Kemitraan Jadi Kunci, Bukan Sekadar Panggung Promosi

Forum kemitraan dalam Jawara UMKM Fest & Forum 2026 mempertemukan pelaku usaha dengan pemerintah, perbankan, BUMN/BUMD, dunia usaha, dan komunitas. Agus menyebut tujuan ajang ini memperluas akses pasar dan membangun jejaring antara UMKM dan pihak-pihak tersebut.

Aziz menegaskan di balik setiap produk yang dihasilkan terdapat kreativitas dan kerja keras pelaku usaha. UMKM dinilai berperan menciptakan peluang pekerjaan dan membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

Pada penutupan sambutannya, Aziz mencairkan suasana lewat pantun yang menyampaikan harapan agar produk lokal menjadi sandaran, UMKM semakin hebat, dan masyarakat semakin mapan.

Melalui Jawara UMKM Banten 2026, Pemprov Banten menargetkan lahir lebih banyak pelaku usaha lokal yang inovatif, mandiri, dan kompetitif. Ajang ini diposisikan sebagai jembatan bagi UMKM Banten untuk memperluas pasar dan mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Follow www.bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: faktabanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks