TANGERANG — Perbaikan ruas vital Cangkudu-Cisoka di Kabupaten Tangerang akhirnya mulai berjalan. DBMSDA setempat menargetkan penanganan dua segmen jalan sepanjang 1,38 kilometer pada tahun anggaran 2026, menyusul pemetaan yang menemukan sekitar 1,58 kilometer jalan masuk kategori rusak berat.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansah, menyebut ruas ini menjadi urat nadi aktivitas ekonomi yang menghubungkan Kecamatan Cisoka, Solear, Balaraja, dan Jayanti. Kerusakan di jalur tersebut dinilai mengganggu mobilitas warga dan distribusi barang antarkecamatan.
Penanganan tahap awal dibagi dalam dua segmen. Segmen pertama memiliki panjang 691 meter dengan lebar penanganan bervariasi, yakni 7 meter dan 3,5 meter. Segmen kedua menyusul dengan panjang 689 meter.
Iwan menjelaskan, pengerjaan dimulai sejak kemarin dan difokuskan pada titik-titik yang kondisinya paling mendesak. "Kami mulai penanganan sejak kemarin," ujarnya, Selasa (18/2/2026).
Meski dua segmen tengah dikerjakan, masih terdapat sekitar 201 meter ruas jalan yang belum masuk dalam penanganan tahun ini. Iwan memastikan sisa ruas tersebut akan ditangani pada tahun anggaran berikutnya.
"Untuk Jalan Cangkudu-Cisoka kami sudah mulai langkah perbaikannya. Mungkin belum semuanya selesai dalam satu waktu, tetapi kami ingin memastikan bahwa pembenahan terus berjalan. Sedikit demi sedikit, kita hadirkan jalan yang lebih baik untuk masyarakat," kata Iwan.
Pihak DBMSDA mengakui penanganan tidak bisa dilakukan sekaligus lantaran anggaran yang tersedia. Pendekatan bertahap dipilih agar prioritas perbaikan tetap berjalan tanpa menunggu seluruh ruas rusak parah.
Langkah ini diharapkan mengurangi keluhan pengguna jalan yang selama ini melintasi jalur Cangkudu-Cisoka, terutama kendaraan roda dua yang paling rentan terhadap lubang dan permukaan aspal yang mengelupas.