BANTEN — Gerai Pegadaian memutakhirkan daftar harga emas Antam hari ini dengan mayoritas ukuran mengalami koreksi. Sehari sebelumnya, harga sempat menguat, namun kini arah pergerakan berbalik seiring fluktuasi pasar logam mulia global.
Bagi masyarakat yang tengah memantau momen pembelian, penurunan ini membuat selisih harga jual dan buyback di ukuran 1 gram menjadi Rp279.000. Artinya, investor perlu menimbang selisih tersebut sebagai biaya yang melekat jika suatu saat ingin menjual kembali emasnya.
Daftar Harga Jual Emas Antam di Pegadaian Hari Ini
Harga jual emas Antam dipatok berbeda-beda tergantung bobotnya. Semakin besar ukurannya, semakin kecil selisih harga per gramnya terhadap harga dasar. Berikut rincian lengkap harga jual per 15 Agustus 2026:
- 0,5 gram: Rp1.438.000
- 1 gram: Rp2.771.000
- 2 gram: Rp5.479.000
- 3 gram: Rp8.193.000
- 5 gram: Rp13.619.000
- 10 gram: Rp27.181.000
- 25 gram: Rp67.821.000
- 50 gram: Rp135.559.000
- 100 gram: Rp271.037.000
Nilai Buyback Ikut Terkoreksi
Pegadaian juga memperbarui harga buyback atau nilai tebus yang diterima nasabah saat menjual emasnya kembali. Angka ini penting dicermati karena menjadi patokan keuntungan riil investor saat mencairkan aset.
Untuk emas Antam 0,5 gram, buyback dipatok Rp1.246.000. Sementara itu, ukuran 1 gram dibanderol Rp2.492.000, dan ukuran 2 gram senilai Rp4.985.000.
Pada bobot lebih besar, buyback 5 gram tercatat Rp12.463.000, sedangkan 10 gram dihargai Rp24.926.000. Adapun untuk ukuran 25 gram, 50 gram, dan 100 gram masing-masing senilai Rp62.009.000, Rp124.019.000, dan Rp248.038.000.
Momentum Membeli atau Sekadar Memantau?
Koreksi harga harian memang kerap dimanfaatkan pelaku pasar untuk akumulasi pembelian. Namun, keputusan investasi emas sebaiknya tidak didasarkan pada pergerakan satu hari saja. Tujuan finansial dan jangka waktu penyimpanan tetap menjadi faktor utama yang menentukan.
Emas Antam di Pegadaian dikenal sebagai instrumen investasi dengan tingkat likuiditas tinggi karena bisa dicairkan kapan saja melalui layanan buyback. Meski begitu, selisih harga jual dan beli yang mencapai puluhan ribu rupiah per gram membuat emas lebih cocok untuk investasi jangka menengah-panjang dibanding trading harian.
Dengan harga yang kini turun, pembeli baru bisa mulai menimbun emas dari ukuran terkecil. Namun, tetap disarankan memantau pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan sebelum memutuskan transaksi dalam jumlah besar.