Pencarian

BMKG Sebut 37 Gempa Susulan Guncang NTT, Warga Diminta Jauhi Bangunan Retak

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 08:43:01 WIB
BMKG Sebut 37 Gempa Susulan Guncang NTT, Warga Diminta Jauhi Bangunan Retak
Warga mengamati kerusakan rumah di pesisir Flores pasca-gempa magnitudo 7,0 yang berpusat di Laut Flores.

BANTEN — Rangkaian aktivitas seismik masih terus terjadi di wilayah NTT pasca-gempa utama yang berpusat di laut pada kedalaman 10 kilometer. Data monitoring BMKG hingga pukul 07.07 WIB mencatat kekuatan gempa susulan bervariasi antara magnitudo 3,6 hingga 6,2, dengan satu di antaranya dirasakan getarannya oleh masyarakat.

Peringatan Tsunami Berakhir, Warga Diimbau Waspada

BMKG memutuskan mengakhiri status peringatan dini tsunami yang sempat berlaku setelah gempa magnitudo 7,0 terjadi pada pukul 04.58 WIB. Berdasarkan pengamatan, gelombang tsunami dengan ketinggian di bawah satu meter sempat terdeteksi di sejumlah titik pantai.

"Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa mag:7, tanggal 15-Agustus-2026 04:58:24 WIB, dinyatakan telah berakhir," tulis BMKG melalui akun resminya, Sabtu (15/8).

Episenter dan Kedalaman Gempa M 7 di Laut Flores

Episenter gempa utama berada pada koordinat 8,35 Lintang Selatan dan 121,37 Bujur Timur, atau sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Pusat gempa berada di laut dengan kedalaman dangkal, yakni 10 kilometer.

Kedalaman dangkal ini membuat guncangan terasa cukup kuat di sejumlah wilayah pesisir Flores. BMKG menegaskan bahwa potensi gempa susulan masih ada, sehingga kewaspadaan masyarakat tidak boleh kendur, terutama terhadap kondisi bangunan yang telah terdampak.

Instruksi BMKG: Jauhi Bangunan Retak dan Abaikan Isu Tak Jelas

Kepala BMKG dalam keterangan resminya melalui kanal YouTube menekankan dua hal utama kepada warga: menjaga ketenangan dan menghindari struktur bangunan yang rusak.

"Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, kemudian menghindari bangunan yang retak yang diakibatkan oleh gempa bumi. Dan mewaspadai gempa bumi susulan yang masih terjadi," jelasnya.

Imbauan ini dikeluarkan menyusul banyaknya laporan kerusakan ringan pada dinding rumah di beberapa desa pesisir. Warga yang rumahnya mengalami retak struktural diminta mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman hingga dilakukan pemeriksaan oleh petugas terkait.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya. Informasi resmi mengenai aktivitas gempa dan peringatan dini hanya dikeluarkan melalui kanal resmi BMKG, termasuk aplikasi mobile dan akun media sosial terverifikasi.

Follow www.bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks