TANGSEL — Gubernur Banten Andra Soni menyambangi kediaman keluarga Donal Husni di kawasan Ciater, Serpong, untuk menyampaikan perkembangan terbaru pencarian rombongan KM Arupadhatu I. Donal merupakan salah satu dari lima jurnalis yang ikut dalam peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau bersama tiga awak kapal. Kedelapan orang itu berangkat dari wilayah Carita, Pandeglang, pada 7 September 2026.
Kapal yang mereka tumpangi hilang kontak di perairan Selat Sunda tak lama setelah keberangkatan. Tim SAR gabungan menyisir jalur darat, laut, dan udara selama 10 hari dengan mengerahkan ratusan personel. Pencarian tidak menemukan tanda keberadaan rombongan maupun kapal.
Operasi SAR gabungan resmi ditutup pada 17 September 2026. Meski begitu, tujuh orang dalam rombongan masih belum diketahui keberadaannya hingga kini. Selain Donal, enam orang lainnya terdiri dari jurnalis dan awak KM Arupadhatu I.
Pemerintah memastikan setiap informasi baru yang berkaitan dengan keberadaan mereka tetap ditindaklanjuti. Andra menyebut pihaknya terus menyebarkan informasi ke kapal-kapal yang melintas di jalur pencarian. Pemantauan juga diperluas hingga wilayah Bengkulu.
"Jadi operasionalnya memang sudah dihentikan, tapi terkait dengan tindak lanjut setiap informasi itu dilakukan. Makanya ini salah satunya, informasi yang kita dapat, kita tindak lanjuti," kata Andra.
Perkembangan pencarian sempat muncul setelah penemuan jenazah tanpa identitas di Pulau Enggano, Bengkulu Utara, pada 12 September 2026. Jenazah menjalani pemeriksaan sidik jari, gigi, dan DNA untuk proses identifikasi. Hasilnya memastikan jenazah tersebut adalah Surakhman, salah satu awak KM Arupadhatu I.
Informasi lain soal penemuan jenazah di sekitar perairan Mukomuko, Bengkulu, juga sempat beredar. Setelah diperiksa, jenazah itu dipastikan bukan bagian dari rombongan KM Arupadhatu I.
Andra menegaskan komunikasi dengan seluruh keluarga korban tidak terputus meski operasi resmi telah berakhir. Setiap perkembangan akan disampaikan langsung kepada keluarga.
"Seluruh keluarga dari delapan orang ini kami masih keep in touch, masih tersambung," ujarnya.
Dari sisi Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie memastikan pihaknya akan terus mendampingi keluarga Donal Husni. Pemkot Tangsel juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten jika ada perkembangan maupun kebutuhan keluarga.
Kunjungan ke rumah keluarga Donal menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga komunikasi dengan keluarga korban. Hingga kini belum ada kepastian mengenai keberadaan tujuh orang yang masih dalam pencarian.