TANGERANG — Dari total target 926.384 jiwa, realisasi penerima layanan Cek Kesehatan Gratis di Kota Tangerang telah mencapai 747.455 orang. Angka itu sekaligus menempatkan kota ini sebagai penyumbang peserta terbesar di antara kabupaten/kota lain di Banten.
Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi tingginya antusiasme warga Tangerang dalam menyukseskan program unggulan pemerintah pusat tersebut. Ia menyebut dari 5,4 juta warga Banten yang mengikuti CKG, kontribusi Kota Tangerang menjadi yang paling signifikan.
“Alhamdulillah, semangatnya luar biasa untuk ikut menyukseskan program unggulan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang akan dilaksanakan hingga akhir tahun nanti,” kata Andra Soni di Tangerang, Minggu.
Deteksi Dini dan Intervensi Penyakit
Wali Kota Sachrudin menjelaskan, CKG bukan sekadar pemeriksaan rutin. Hasil skrining tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Kesehatan untuk memetakan kondisi kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
“Kita bisa memetakan dan mengambil langkah cepat karena hasil CKG jadi bahan evaluasi dan intervensi Dinkes dalam melakukan penanganan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Manfaat utama program ini adalah deteksi dini berbagai jenis penyakit. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan lebih awal sebelum penyakit berkembang menjadi lebih parah.
Selaras dengan Program Presiden Prabowo
Sachrudin menegaskan komitmennya untuk menyelaraskan seluruh program pembangunan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat. Hal ini disampaikannya menanggapi pidato kenegaraan Presiden pada Jumat (14/8) lalu.
Menurutnya, pidato tersebut menjadi momentum untuk kembali menguatkan semangat perjuangan kemerdekaan melalui upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain CKG, program lain seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat juga dinilai memiliki peran besar.
“Intinya bagaimana kita bisa melanjutkan perjuangan para bangsa kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Banyak hal yang kita dengarkan dari Pak Presiden, kaitannya dengan MBG, kemudian Sekolah Rakyat yang begitu besar perannya,” ujar Sachrudin.
Langkah Lanjutan Pemkot Tangerang
Pemkot Tangerang akan terus berupaya agar kebijakan yang diambil pemerintah pusat dapat langsung menyentuh kebutuhan warga. Penyelarasan ini dilakukan di berbagai sektor, tidak hanya kesehatan tetapi juga pendidikan dan perlindungan sosial.
“Tentunya kita terus berusaha untuk menyelaraskan program Presiden Prabowo, untuk bisa langsung menyentuh dan dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Dengan capaian yang sudah melampaui 80 persen dari target, Pemkot Tangerang optimistis seluruh warga yang membutuhkan dapat terlayani sebelum program berakhir pada Desember 2026.