BANTEN — Meta resmi memperkenalkan Ray-Ban Meta (Gen 3) di ajang Meta Connect dengan baterai tahan sembilan jam dan harga mulai 449 dolar AS (sekitar Rp7,5 juta). Kacamata pintar ini dikonfirmasi bakal masuk pasar Indonesia pada 2026, meski harga dan tanggal pastinya belum diumumkan. Kehadirannya menandai ekspansi perangkat wearable berbasis AI Meta ke Asia Tenggara.
Meta menambah satu perangkat baru di lini wearable-nya lewat Ray-Ban Meta (Gen 3). Generasi ketiga kacamata pintar ini membawa sejumlah peningkatan dibanding versi sebelumnya, mulai dari daya tahan baterai, sistem mikrofon, hingga kemampuan perekaman video. Meta juga menyiapkan dukungan audio spasial Dolby Atmos yang akan dikirim lewat pembaruan software.
Baterai dan Tombol Meta AI
Ray-Ban Meta (Gen 3) diklaim mampu digunakan hingga sembilan jam dalam sekali pengisian daya, naik dari delapan jam pada generasi sebelumnya. Jika ditambah charging case, total daya tahan perangkat bisa bertambah hingga 50 jam.
Meta menambahkan tombol khusus untuk mengaktifkan Meta AI dengan lebih cepat. Tombol ini memangkas langkah yang sebelumnya harus dilakukan lewat aplikasi atau perintah suara.
Enam Mikrofon dan Peredam Bising
Sistem audio kacamata ini diperkuat enam mikrofon yang diklaim mampu meredam lebih dari 90 persen suara bising lingkungan. Peningkatan itu diharapkan membuat panggilan telepon dan perintah suara tetap jelas di tempat ramai atau berangin.
Untuk perekaman video, Ray-Ban Meta (Gen 3) akan mendukung Dolby Atmos dan spatial audio 360 derajat lewat pembaruan software mendatang.
Kamera 12MP dan Kapasitas Penyimpanan
Dari sisi kamera, Ray-Ban Meta (Gen 3) masih memakai sensor 12MP yang mampu merekam video hingga resolusi 3K. Kapasitas penyimpanannya tetap 32GB, cukup untuk menampung sekitar 1.000 foto atau lebih dari 100 video berdurasi 30 detik.
Kacamata ini juga mendukung fitur hands-free capture dan dynamic photos. Keduanya memungkinkan pengguna mengambil gambar tanpa menyentuh perangkat.
Varian Model dan Harga di Amerika Serikat
Ray-Ban Meta (Gen 3) tersedia dalam model Aviator, Wayfarer, dan Zena dengan total 27 kombinasi warna serta lensa. Kacamata ini dipasarkan dengan harga mulai 449 dolar AS atau sekitar Rp7,5 juta di Amerika Serikat.
Ketersediaan di Indonesia
Meta mengonfirmasi kacamata pintar ini bakal tersedia di Indonesia pada 2026. Namun, perusahaan belum mengungkap harga dan tanggal ketersediaannya di pasar lokal.
Kepastian masuknya Ray-Ban Meta (Gen 3) ke Indonesia memperluas peta persaingan perangkat wearable berbasis AI di pasar lokal. Pengguna Indonesia yang tertarik mencoba kacamata pintar kini punya alternatif selain produk yang sudah lebih dulu beredar.