PANDEGLANG — Kapolsek Panimbang AKP Ugum Taryana menyebut penyelidikan kasus penemuan bayi di pesisir Pantai Bunda, Kampung Neglasari, Desa Panimbangjaya, Kecamatan Panimbang, belum menemukan titik terang soal siapa yang meninggalkan bayi tersebut. Dua orang saksi sudah diperiksa, namun penyidik belum bersedia menyebut identitas maupun keterangan yang mereka berikan.
“Saksi baru dua orang yang sudah kami mintai keterangan dan masih ada beberapa saksi lagi yang akan kami mintai keterangannya,” ujar Ugum saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2026).
Kondisi Bayi Saat Ditemukan: Hidup, Tanpa Pakaian, Tali Pusar Melekat
Bayi laki-laki itu ditemukan warga pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di semak-semak kawasan pesisir pantai. Saat ditemukan, bayi dalam kondisi hidup, tidak mengenakan pakaian, dan tali pusarnya masih melekat.
Lokasi penemuan berada di dalam kantong plastik merah yang diletakkan di antara vegetasi pantai. Warga yang menemukan kemudian melaporkan temuan itu ke pihak kepolisian setempat.
Penyelidikan Masih Berjalan, Polisi Belum Tetapkan Tersangka
Hingga kini, Polsek Panimbang belum menetapkan tersangka. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi untuk memetakan siapa yang berada di kawasan Pantai Bunda pada rentang waktu sebelum bayi ditemukan.
Ugum menyatakan pihaknya terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang diduga meninggalkan bayi tersebut. Pemeriksaan saksi tambahan dijadwalkan dalam waktu dekat.
Warga Diminta Melapor jika Mengetahui Informasi
Kawasan Panimbangjaya merupakan wilayah pesisir dengan aktivitas warga yang cukup ramai, terutama pada sore hari. Polisi berharap keterangan dari warga sekitar dapat mempersempit ruang gerak pelaku.
Kasus penemuan bayi di Pandeglang menambah daftar persoalan perlindungan anak di wilayah pesisir Banten. Kepolisian mengimbau warga yang mengetahui atau melihat kejadian di sekitar Pantai Bunda pada Minggu sore untuk menyampaikan informasi ke Polsek Panimbang.